“Untuk mengantisipasi kenaikan permintaan dari masyarakat, kami telah menambah pasokan secara bertahap. Pertamina juga terus memastikan kesediaan produk di agen dan pangkalan elpiji, sebagai penyalur resmi Pertamina,” ungkapnya.
Dewi mengimbau masyarakat untuk ikut serta mengawasi peredaran elpiji subsidi. Pasalnya, elpiji 3 Kg merupakan produk subsidi yang dialokasikan untuk masyarakat pra sejahtera dan Usaha Mikro, sesuai dengan peraturan pemerintah.
Dia menambahkan, masyarakat yang berhak untuk tabung elpiji melon ini dapat membeli langsung di agen dan pangkalan, dimana terdapat 97 agen dan 5.890 pangkalan LPG PSO yang tersebar di wilayah Ciayumajakuning. (via)
Konsumsi Elpiji Non Subsidi Naik 23 Persen

