Dua Remaja Desa Wangunharjo Tewas setelah Jatuh di Sungai Jamban Siba, Kabupaten Cirebon

cep-rumah duka
RUMAH DUKA: Sejumlah warga dan pihak keluarga berkumpul di rumah duka Sri Amelia, yang tenggelam di Sungai Jamban Siban. CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
0 Komentar

“Padahal dia anaknya pendiam, di rumah saja. Cuma, sudah empat hari sekarang, Dia keluar terus, main dengan teman-temannya. Dia diajak teman. Kata ibunya, gak apa-apa biar gak stres,” tuturnya.
Menurut Arwina, dia merasa janggal dengan kematian ponakannya. Pasalnya, kondisi sungai tenang dan kering. Hanya ada bagian tengah yang ada airnya dan tidak dalam.
Apakah dia akan melanjutkan kasus tersebut ke kepolisian? Pihak keluarga pun mengaku menerima kematian korban dan tidak menuntut secara hukum.
Sementara itu, di tempat yang berbeda Kuwu Wangunharja, H Sunanto mengatakan, pihaknya mendapatkan kabar dari aparat desanya, ada warga yang meninggal karena tenggelam. Ia mengaku, pihak desa sudah mengurus korban yang tenggelam, hingga dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Plumbon.
“Saya dapat telepon, saat sedang rapat. Katanya ada orang tenggelam. Tapi, aparat desa kami sudah membawa korban ke Puskesmas dan Rumah Sakit Mitra Plumbon. Tapi, korban meninggal di rumah sakit,” katanya.
Menurutnya, kejadian korban tenggelam di Jalur Sungai tersebut, setiap tahunnya, ada saja yang terjadi. Namun, baru sekarang terjadi di Desa Wangunharja. “Jalur sungai ini setiap tahun ada aja. Tapi, kadang di desa lain. Kalau di desa kami baru sekarang. Ini sungai yang dibuat oleh alam, dari zaman dulunya,” katanya.
Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi melalui Kasubag Humas Iptu M Soleh, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya, menerima laporan dari Polsek Klangenan. Pihak Polsek dan Unit Indentifikasi Polresta Cirebon juga sudah mendatangi rumah duka. Tujuannya, untuk memeriksa tubuh korban.
Dalam pemeriksaan itu, kedua korban dinyatakan tidak ada luka yang disebabkan karena benda tumpul ataupun benda tajam. Polisi juga memintai keterangan di lokasi kejadian. Dari keterangan saksi, korban tenggelam diduga karena terpeleset.
“Keluarga korban sudah menerima kejadian ini. Karena kecelakaan dan musibah. Pihak keluarga juga tidak mau dilakukan otopsi dan tidak mau melanjutkan perkara ini,” tandasnya. (*)
  

Laman:

1 2
0 Komentar