CIREBON – Wajah tegang Dewi Atiya berubah semringah usai Serda Adi Kurniawan mengucap janji sehidup semati dengannya. Salah satu pegulat putri andalan Indonesia itu telah melepas masa lajang. Seorang prajurit TNI AD berpangkat Sersan Dua (Serda) kini resmi jadi suaminya.
Dewi melangsungkan pernikahan di Mesjid Attaqwa, Kota Cirebon, Minggu pagi (2/8). Momen sakral itu berlangsung sederhana dengan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Selain keluarga besarnya, acara itu dihadiri para pegulat Kota Cirebon dan Jawa Barat.
Hadir pula Ketua Umum KONI Kota Cirebon, Hj Wati Musilawati serta sejumlah Pengurus Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Cirebon. Dewi menikah di sela-sela persiapannya menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua. Dia salah satu andalan Jawa Barat untuk mendulang emas di PON.
Pelatih gulat Jawa Barat, Teti Perawati memastikan, pernikahan Dewi tidak memengaruhi statusnya di pelatda. Dewi tetap jadi unggulan PGSI Jawa Barat. “Keputusan Dewi untuk menikah sudah dibicarakan dengan pelatih dan pengurus PGSI Jawa Barat. Kami tidak masalah dan turut bahagia dengan pernikahan Dewi,” kata Teti.
Teti juga memastikan, tidak ada persayaratan apa pun yang diminta PGSI Jabar saat Dewi mengutarakan rencananya untuk menikah sebelum PON. “Jadi sebetulnya tidak ada syarat-syarat apa pun. Hanya saja, Dewi pribadi punya komitmen terhadap targetnya di PON nanti,” terangnya.
“Jadi, soal tetap fokus mempersiapkan diri menuju PON dan menunda kehamilan, itu adalah komitmen Dewi sendiri. Dia yang menyatakan seperti itu. Karena sebagai atlet, ada tanggung jawab juga. Khususnya kepada KONI Jawa Barat,” imbuh pelatih kelahiran Kabupaten Bandung tersebut.
Saat memutuskan akan menikah tahun ini, Dewi sudah siap dengan risikonya. Dewi dan sang suami pun sepakat menunda program memiliki momongan. Paling tidak, sampai PON XX digelar di Papua tahun depan. Dewi juga mempertimbangkan waktunya yang akan lebih banyak dihabiskan di pelatda ketimbang mendampingi sang suami.
“Alhamdulillah, suami mendukung penuh. Saat merencanakan pernikahan, sudah kita bahas semuanya. Dia juga mantan atlet, jadi bisa memahami posisi saya. Jadi, saya akan berusaha untuk tetap fokus di pelatda. PON nanti mungkin jadi pertandingan terakhir di sepanjang karir saya,” tutur Dewi.
Dapat Dukungan Suami Fokus di Pelatda PON
