Pensiun, Wariskan Pembinaan Atlet Tinju

Pensiun, Wariskan Pembinaan Atlet Tinju
PENSIUN: Anden Mukaly (kedua kiri) foto bersama pengurus KONI dan Pertina Kota Cirebon di kediamannya di Jalan Sukasari, Kejaksan, Kota Cirebon.--FOTO: TATANG RUSMANTA/RADAR CIREBON
0 Komentar

CIREBON – Sudah tak muda lagi, Anden Mukaly memilih pensiun. Anden mewariskan pembinaan atlet tinju Kota Cirebon kepada anak asuhnya. Program latihan para petinju Kota Cirebon kini berada di tangan para pelatih yang lebih segar, Boy Tanto dan Mochammad Iman Setiawahyu.
Anden menyadari, dia tidak akan selamanya memegang kendali pembinaan atlet tinju amatir di Kota Cirebon. Kendati demikian, dia tidak bisa meninggalkan begitu saja dunia olahraga yang telah dia tekuni sejak puluhan tahun silam.
Anden aktif berinjtu sejak 1970-an. Pada tahun 1980, dia meraih medali emas Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat yang berlangsung di Kota Cirebon. Usai pensiun sebagai atlet, Anden berkecimpung di dunia kepelatihan. Tidak hanya di Cirebon. Dia kerap dipercaya menakhodai Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Jawa Barat.
Meski sudah memutuskan pensiun sebagai pelatih, rumahnya yang terletak di Jln Sukasari, Kelurahan Kejaksan, Kota Cirebon, tetap digunakan sebagai camp latihan bagi para petinju junior Kota Cirebon.
“Anak-anak tetap rajin latihan setiap sore. Sekarang ditangani Boy dan Iman. Kalau saya terserah yang muda-muda saja,” kata Anden kemarin.
Anden mendapat kunjungan dari KONI dan Pertina Kota Cirebon, Kamis siang (6/8). Meski sekarang waktunya lebih banyak dihabiskan di rumah, Anden masih mengikuti perkembangan olahraga tinju di Jawa Barat. Dia juga turut menyimak dinamika yang terjadi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Pertina Jawa Barat, Senin (3/8) lalu.
“Saya menerima banyak kabar dari kawan-kawan. Ya, siapa pun yang memimpin Pertina Jawa Barat saat ini, semoga ke depan semakin maju lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pertina Kota Cirebon, Didit Handiranggoro mengatakan, kendati Anden tidak lagi menangani langsung program latihan para atlet, namun tim pelatih yang diandalkan Pertina tetap meminta nasihat-nasihat dan arahan Anden. Seperti diketahui, baik Boy Tanto maupun Mochammad Iman Setiawahyu, merupakan mantan petinju yang sebelumnya juga dilatih oleh Anden.
“Gagasan Pak Anden dalam melatih para atlet tetap kita harapkan. Saya juga tekankan kepada para pelatih untuk tetap meminta advice ke Pak Anden. Walaubagaimanapun, beliau ini kan orang tua kita semua,” katanya.

0 Komentar