Tujuh Kasus Baru di Wilayah III Cirebon  

satu gang menunju kediaman pasien di Desa Bantarwaru Kecamatan Ligung ditutup sementara pasca satu terkonfirmasi positif
LOCKDOWN: Satu gang menunju kediaman pasien di Desa Bantarwaru, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, ditutup sementara pasca satu warganya terkonfirmasi positif, kemarin. FOTO: ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA
0 Komentar

Bertambahnya satu orang yang reaktif positif Covid-19 menambah daftar jumlah kasus ini di Kabupaten Kuningan. Beberapa hari sebelumnya, sebanyak 19 tenaga kesehatan (nakes) dan dokter di RSUD 45 Kuningan dinyatakan positif Covid-19. Bahkan Dinas Kesehatan telah melakukan swab kepada pegawai RSUD’ 45 namun hasilnya belum bisa diketahui.
Juru Bicara Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin menerangkan, jika total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 telah mencapai 71 orang. Terdapat penambahan satu orang terkonfirmasi positif, dari sebelumnya hasil rapid tes menunjukan reaktif Covid-19. “Rapid positif jadi konfirmasi positif ada penambahan 1 orang. Itu dari kluster Cipicung,” katanya.
Dari total 71 kasus positif, lanjutnya, terdapat 41 orang telah dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal dunia. Kemudian masih terdapat 28 orang terkonfirmasi positif yang masih dalam pengawasan. “Ada juga kasus suspect (ODP) itu masih 28 orang, kontak erat (PDP) ada 29 orang dan rapid positif (reaktif) Covid-19 sebanyak 19 orang. Ada juga 1 orang dengan status probable. Artinya, yang sudah suspect dilakukan tes swab namun masih menunggu hasil swab,” papar Agus yang juga menjabat sebagai kepala BPBD Kabupaten Kuningan tersebut.
Sementara Bupati H Acep Purnama SH MH menegaskan, adanya klaster baru dari RSUD ’45 Kuningan yang terpapar Covid-19, kini telah dilakukan penanganan oleh tim. “Saya yakin karena mereka adalah tenaga medis, jadi lebih memahami bagaimana cara pencegahan dan pengobatan terkait dengan terpaparnya Covid-19. Sekarang semuanya sudah dikarantina atau isolasi diri di eks RS Citra Ibu,” terangnya.
Dia menyebut, jika seluruh kasus positif Covid-19 dari kluster rumah sakit itu tanpa ada gejala (OTG). Kondisinya terlihat sehat dan prima secara fisik. “Semoga hasil swab ulangnya segera didapatkan. Jika dilihat dari fisik itu terlihat sehat,” harap dia.
Terkait tidak ditutupnya RSUD ’45 Kuningan, Bupati Acep menyatakan, hal itu sebagai upaya pemerintah daerah melalui rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan. (dri/ono/ags)
  

Laman:

1 2 3
0 Komentar