Si Gadis yang Baru Tunangan Itu pun Pergi…

cep-laka (6)
ARAHAN: Polisi memberikan arahan sekaligus mengembalikan barang milik korban kepada keluarganya. FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
0 Komentar

CIREBON – Kamar mayat di RSUD Arjawinangun mendadak ramai, Senin pagi (10/8). Petugas medis dan polisi, mondar-mandir sibuk mengurus jenazah. Sejumlah masyarakat yang datang ke kamar mayat, tiba-tiba menangis. Mereka adalah keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di KM 184 Tol Cipali.
“Ibu hancur, ibu, ibu, kasian ibu,” teriak salah seorang perempuan yang baru saja melihat kondisi keluarganya.
Mendengar teriakan histeris itu, polisi pun mencoba menenangkannya. Perempuan itu dibawa keluar dari kamar mayat. “Yang ikhlas, sabar. Biar ibu di sana tenang,” ucap seorang polisi.
Perempuan lain juga datang ke kamar mayat melihat kondisi keluarganya. Namun, hanya hitungan detik, dia pun pingsan. Perempuan itu dibawa ke tempat istirahat. Beberapa menit kemudian, dia pun bangun. Dia kemudian histeris menangis. Polisi dan pegawai RSUD Arjawinangun disibukan dengan keluarga korban.
“Pihak keluarga yang ke sini jangan banyak-banyak. Lebih baik dua orang yang ngurus, itu cukup. Sisanya di rumah saja. Nunggu jenazah dan ngurus di rumah duka,” ujar salah satu anggota Laka Lantas yang mengurus jenazah di RSUD Arjawinangun, Ipda Mei kepada kerumunan keluarga korban.
Belajar dari pengalaman itu, setiap keluarga korban yang datang, tidak langsung disuruh melihat kondisi jenazah. Polisi menanyakan terlebih dahulu kepada keluarga, agar kuat dan tabah. Setelah pihak keluarga sudah memastikan kalau jenazah tersebut adalah kerabatnya. Semua barang yang dibawa korban pun diserahkan ke pihak keluarga, baik perhiasan, handphone, tas, uang tunai dan barang bawaan lainnya.
Salah satunya, Toufik yang merupakan paman dari jenazah bernama May Sri Korina (21) warga Tegal. Semua barang milik May diserahkan kepadanya.
Kepada Radar, Tofik mewakili pihak keluarga korban mengaku belum mengetahui jelas kronologis kejadian yang menimpa ponakannya itu.
Ia mendapat kabar dari tetangga kalau May kecelakaan di Tol Cipali. Dia langsung bergegas ke rumah sakit untuk memastikannya. Benar saja, May dinyatakan tewas dalam kejadian itu. Teman May yang tewas juga bernama Putri (18). May dan Putri merupakan kerabat sepupu. Mereka bekerja di Jakarta.

0 Komentar