CIREBON – Sejumlah atlet atletik junior Kota Cirebon terus menunjukkan progres positif. Pelatih kepala atletik Kota Cirebon, Tunda Dodo mengatakan, anak asuhnya makin berkembang. Dia optimistis, para atlet akan berada dalam perfoma terbaik saat berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar (Popda) Jawa Barat.
Tim atletik Kota Udang masih punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Popda yang sempat dijadwalkan pelaksanaannya pada Juni 2020, mundur hingga setahun ke depan. Tunda Dodo yakin, grafik prestasi anak asuhnya akan kembali menanjak. “Ini target kita untuk atlet-atlet generasi baru,” katanya, di Stadion Utama Bima, Rabu (12/8).
“Popda akan menjadi ajang yang tepat untuk unjuk gigi. Atlet-atlet junior yang sudah kita persiapkan sejak tahun lalu, menunjukkan bahwa mereka akan siap pada waktunya. Saat ini, progres latihan mereka rata-rata sangat memuaskan,” imbuh Dodo.
Setelah terpuruk pada Popda Jabar 2016 dan 2018, kontingen atletik Kota Udang terus berupaya untuk bangkit. Hasilnya mulai terlihat. Tahun lalu, sprinter putri Dinda Pinkan Melati berhasil menembus Pusat Pendidikan dan Pelajar (PPLP) Jawa Barat. Dari nomor lempar cakram, Arie Rangga Yoviga juga berhasil masuk tim Popnas.
Bukan cuma dua atlet ini yang menjadi andalan Tunda Dodo. Kali ini, dia punya stok yang cukup banyak. Setidaknya, lebih dari 15 atlet junior masuk dalam pemusatan latihan. Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Cirebon pun bisa ikut menuai hasil manis pada Porda 2022 mendatang.
“Porda bisa dikatakan target utamanya. Jadi, anak-anak kita memang dipersiapkan untuk misi jangka panjang. Kami yakin, bisa berprestasi lagi di level provinsi dan nasional,” ujar Dodo.
Sementara itu, Dinda Pinkan Melati masih menjalani latihan di Cirebon. PPLP Jawa Barat terdampak pandemi Covid-19. Sampai saat ini belum aktif lagi. Kendati demikian, atlet kelahiran Cirebon, 30 Juli 2004 tersebut tetap bersemangat menjalani menu latihan setiap hari. “Pagi dan sore tetap latihan. Harus jaga performa terus walaupun PPLP masih libur,” katanya.
Dinda dipersiapkan untuk nomor lari jarak pendek. Baik di perorangan maupun estafet. Asisten pelatih atletik Kota Cirebon, Lingga Sevtiadzi mengatakan, belum ada pencatatan waktu terbaru sejak terjadi wabah virus Corona merebak. Namun demikian, Dinda terlihat semakin baik. “Terakhir, catatan waktu Dinda sudah tembus 12 detik,” terangnya.
Atlet Junior Siap Pada Waktunya
