Bidan Positif, Puskesmas Pulasaren Lockdown

okri- puskesmas pulasaren (1)
LOCKDOWN: Puskesmas Pulasaren ditutup selama tiga hari, setelah salah seorang bidannya dinyatakan positif terpapar corona. FOTO: OKRI RIYANA/RADAR CIREBON
0 Komentar

CIREBON – Pasien positif covid-19 Kota Cirebon menembus 49 orang. Tiga penambahan baru yang ter-update Rabu (12/8), terdapat penambahan tiga kasus yang berasal dari kluster perkantoran pada dua perusahaan BUMN.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr H Edy Sugiarto memaparkan, tiga penambahan positif tersebut merupakan pelaku perjalanan yang sebelumnya pernah tugas luar kota dari perusahaannya.
“Ketika pulang merasakan gejala. Kemudian menjalani swab test secara mandiri. Dan hasilnya, terkonfirmasi positif,” ujarnya, kemarin.
Identitas tiga penambahan positif tersebut, masing-masing laki-laki (47) Kelurahan Kalijaga, laki-laki (30) Kelurahan Karyamulya, laki-laki (56) Kelurahan Karyamulya.
Kadinkes juga membenarkan adanya tiga orang nakes yang bekerja di fasilitas medis Kota Cirebon, namun karena statusnya warga Kabupaten Cirebon, jadi pencatatannya tidak dilakukan di Kota Cirebon. Di antaranya satu orang di Puskesmas Pulasaren, dan dua di RSD Gunung Jati.
Atas adanya seorang tenaga bidan terkonfirmasi positif ini, seluruh pegawai pada puskesmas tersebut bakal menjalani swab test masal. Sedangkan puskesmasnya bakal ditutup selama tiga hari. Sampai hasil swab seluruh pegawainya keluar.
Jika ada tambahan pegawai lain yang hasilnya terkonfirmasi positif, maka penutupan Puskesmas Pulasaren akan diperpanjang sampai 14 hari.
Sejak diberlakukannya pola hidup adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Kota Cirebon, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus melonjak. Bahkan, hingga tiga kali lipat. Mereka rata-rata tertular dari riwayat perjalanan ke luar kota, atau baru tiba dari daerah lain yang ditetapkan sebagai episentrum zona penularan.
Seperti diketahui, Kota Cirebon termasuk di dalam 15 Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang menerapkan status AKB secara penuh, terhitung 27 Juni 2020.
Data yang dihimpun, pada hari terakhir diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) 26 Juni lalu, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada waktu itu baru 14 kasus. Terdiri dari 4 dalam pengawasan, 8 sembuh dan 2 meninggal dunia.
Kemudian, 1,5 bulan diberlakukannya masa AKB, update per 12 Agustus 2020 di website resmi pusat informasi dan koordinasi covid-19 Kota Cirebon, kasus terkonfirmasi positif ada 49 orang. Terdiri dari 16 orang masih isolasi, 28 orang selesai isolasi, dan lima orang meninggal dunia.

0 Komentar