KEJAKSAN – Ada sesuatu yang menarik pada acara coffee morning antara eksekutif dan legislatif di Griya Sawala yang berlangsung kemarin (5/1). Yang menarik adalah pidato pamitan dari Drs Asep Deddi MSi di depan forum. Sebab, dia menjalani tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang tinggal menghitung hari.
Terhitung, 1 Februari 2021, Asep Deddi akan pensiun. Di depan walikota, wakil walikota, sekda, dan DPRD Kota Cirebon, Asep pamit. Jabatannya saat ini sebagai inspektur pada Inspektorat, sudah ditunaikan sejak 2019, dan akan mengakhiri karir sebagai ASN setelah 35 tahun mengabdi.
Asep menceritakan dirinya memulai karir sebagai ASN sejak tahun 1986, bertugas di Bagian Pemerintahan, lalu pensiun 1 Februari 2021. Dirinya pernah menjabat sebagai Sekda Kota Cirebon sejak 14 Februari 2014 hingga 17 Juni 2019. Asep bersyukur telah melaksanakan tugasnya dengan masa kerja 35 tahun.
Dia bangga menjadi ASN di Kota Cirebon. Apalagi menjabat sebagai Sekda Kota Cirebon. Sekda merupakan karir tertinggi ASN di daerah. “Ibaratnya, mulai planning, organizing, actuating dan controlling, sudah saya lalui dan sempurna,” kata Asep.
Setelah pensiun, Asep memilih akan istirahat dari aktivitas kedinasan. Dirinya akan fokus kepada urusan keluarga, aktivitas sosial, serta kegiatan lain yang bermanfaat. Apalagi, posisinya saat ini masih menjabat ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Cirebon. Semua masih berjalan, termasuk membimbing keluarga. Bahkan dirinya, setelah pension, tetap tidak akan melepaskan sebagai warga Kota Cirebon meski aktivitasnya antara Cirebon dan Bandung.
Disinggung momen paling berkesan, Asep mengaku saat menjadi sekda. Sebab, sekda adalah jabatan tertinggi. Tapi, lebih berkesan adalah tugasnya selama di Bappeda, selama 11 tahun menjalani karir. Mulai dari kasi, kabid, hingga sekretaris.
Di Bappeda, karena banyak menimba ilmu, sampai mendapat penugasan ke luar negeri melalui JICA Jepang, mengikuti program Social Development Tahun 1995 selama tiga bulan.
“Ini pengalaman berkesan karena bertemu dengan pesatnya teknologi di Jepang. Saya berpesan kepada Kota Cirebon, agar ke depan semakin lebih maju lagi, dan ASN bisa semakin profesional melayani masyarakat,” pintanya. (abd)