KESAMBI – Warga terdampak Covid-19 tahun ini akan kembali mendapat bantuan sembako. Bantuan tersebut bersumber dari APBD Kota Cirebon tahun 2021. Rencananya akan cair pada triwulan pertama dalam bentuk sembako. Hanya saja, teknis distribusinya hingga saat ini belum ditentukan.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA), Dra Santi Rahayu MSi menjelaskan, tahun 2021, anggaran pemerintah masih akan difokuskan untuk penanganan pandemi Covid-19, termasuk di Kota Cirebon.
Selain untuk sektor pemulihan kesehatan dan ekonomi, bantuan-bantuan untuk masyarakat terdampak juga akan disiapkan. DSPPPA, kata Santi, sudah menghitung alokasi bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19 pada anggaran 2021. Terutama mereka yang sejak awal pandemi belum menerima bantuan dari manapun. Sumber anggarannya adalah APBD dan bantuan ini nantinya diproyeksikan untuk 2.175 rumah tangga sasaran (RTS).
“Kami alokasikan, untuk tahun 2021 sebanyak 2.175 RTS, bentuknya sembako, rencana didistribusi triwulan satu,” ujarnya.
Berbeda dengan tahun 2020 lalu, para penerima bantuan dari DSPPPA hanya mendapatkan dua kali penyaluran. Tapi tahun ini DSPPPA mengalokasikan tiga kali penyaluran bantuan.
Pihaknya menegaskan, penyalurannya nanti, penerima adalah mereka yang selama pandemi belum menerima bantuan dari pintu manapun yang disiapkan pemerintah. Dibagi tiga kali distribusi.
“Jadi, setiap penerima dapat tiga kali. Tapi kita saring, yang belum dapat bantuan, nanti kita prioritaskan. Saat ini, pengajuan masih berproses dan masih dalam bentuk rencana kerja dan anggaran (RKA),” ujarnya.
Satu paket sembako, alokasi anggarannya Rp280 ribu. Isinya beras, minyak goreng, gula hingga mi instan. Santi menambahkan, angka 2.175 yang diajukan merupakan slot anggaran untuk bantuan. Belum sampai pada siapa RTS yang akan menerima. Sehingga, ke depan, akan ada penetapan penerima dengan didasarkan pada bank data yang ada.
“Jumlah 2.175 ini baru slotnya saja. Penerimanya belum ditetapkan. Nanti bisa dari DTKS yang belum dapat bantuan apapun,” pungkasnya. (abd)