Kabar Terbaru Mesut Ozil Pensiun Dari Sepak Bola Sekarang Beralih Ke Dunia Politik

Mesut Ozil Pensiun Dari Sepak Bola Sekarang Beralih Ke Dunia Politik
Mesut Ozil Pensiun Dari Sepak Bola Sekarang Beralih Ke Dunia Politik
0 Komentar

Setelah pensiun dari sepakbola, ia terjun ke dunia politik. Pada 2011, Sukur memenangkan kursi di Parlemen Turki sebagai anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang dipimpin Erdogan.

Namun ia juga dikaitkan dengan Fethullah Gulen, seorang cendekiawan Islam Turki dan saingan Erdogan, yang dituding sang presiden Turki sebagai dalang upaya kudeta pada 2016.Sukur, yang waktu itu tinggal di AS, dilaporkan mengecam upaya kudeta tersebut. Tetapi pada 2017, ia tetap disebut media pemerintah Turki sebagai “anggota buron Organisasi Teroris Fetullah (FETO).”

Laporan tersebut menceritakan ia tinggal di rumah seharga US$3 juta, mengelola sebuah kafe di Palo Alto,” daerah terkaya di Wilayah Teluk San Francisco.”

Baca Juga:Polri Mengajak Group Band Sukatani Menjadi Duta Polri Untuk Bisa Beri Saran Kepada Anggota KepolisianHeboh Lagu Kritik Yang Di Nyanyikan Grop Band Sukatani Untuk Ingatkan Aparat Kepolisian

Erdogan dianggap sebagai sosok yang telah mengangkat martabat Turki di kancah global. Keputusan Özil untuk bergabung dengan AKP pun dinilai sebagai wujud dukungan terhadap kebijakan Erdogan yang selama ini ia bela.

Dengan bergabungnya Özil ke dalam politik, banyak yang bertanya apakah ia hanya akan menjadi simbol politik atau benar-benar aktif dalam pengambilan keputusan. Yang jelas, mantan bintang lapangan ini telah resmi memasuki arena baru yang tak kalah kompetitif dari sepak bola politik Turki.

dengan latar belakang politik Turki yang penuh dinamika. Seperti yang Anda sebutkan, keterkaitan antara Erdoğan dan Fethullah Gülen, yang sering menjadi topik kontroversial di Turki, memberikan nuansa tersendiri pada situasi ini. Mesut Özil, dengan keputusannya untuk mendukung Erdoğan, jelas menunjukkan bahwa dia memilih untuk terlibat dengan pihak yang berkuasa di Turki, meskipun sebelumnya dia lebih dikenal sebagai seorang figur netral di luar dunia politik.

Terkait dengan Hakan Şükür yang Anda sebutkan, kisahnya memang sangat menarik dan penuh drama. Sebagai seorang mantan pemain sepak bola terkenal yang pernah menjadi anggota parlemen Turki, dia kini menjadi contoh bagaimana seseorang yang berafiliasi dengan Fethullah Gülen bisa terjebak dalam persoalan politik yang kompleks. Tuduhan terhadap Şükür sebagai “anggota buron FETO” dan kehidupannya yang jauh dari Turki menunjukkan betapa rapuhnya karier politik seseorang di Turki saat terlibat dalam perdebatan politik yang tajam.

0 Komentar