Infrastruktur dan Energi Catat Kinerja Terbaik, Bitcoin dan Batu Bara Juga Turut Melesat

harga bitcoin
Ilustrasi Bitcoin.
0 Komentar

Risalah rapat The Fed baru-baru ini menunjukkan sebagian besar pejabat masih memerlukan keyakinan lebih lanjut terkait arah inflasi. Terutama karena ketidakpastian akibat pembatasan perdagangan yang masih tinggi.

Ashmore juga menyoroti berita tarif Trump yang kembali mengguncang pasar minggu kemarin. Sebab, tarif yang diberlakukan melampaui ekspektasi.

Namun dampak berita tersebut terhadap pasar saham AS relatif teredam. Hal ini berkat performa kuat dan reli Nvidia dengan kapitalisasi pasar yang telah menembus USD4 triliun.

Baca Juga:Kebijakan KDM Makan Korban, Akibat Penutupan Galian C, Sejumlah Proyek TertundaBeredar Undangan Pengajian Jelang Pernikahan Anak KDM, Bakal Besanan dengan Kapolda Metro Jaya

Ashmore berpendapat, beberapa bulan terakhir ini menunjukkan rasionalisasi kebijakan Trump semakin sulit diprediksi. Juga siklus kebijakannya makin pendek, menciptakan situasi yang lebih dinamis bagi pelaku pasar.

Namun, hal ini juga membuat pasar menjadi relatif kurang sensitif terhadap guncangan semacam itu.

Sejak pemilihan dan pelantikan Trump, volatilitas pasar saham dan pasar obligasi AS kerap berkorelasi dengan ketidakpastian kebijakan perdagangan global. Hal itu tetap berlaku hingga pengumuman Liberation Day.

Ashmore melihat, saat kondisi secara umum mulai mereda dari level ekstrem. Volatilitas di pasar saham dan obligasi pun menurun.

Hal ini mencerminkan kondisi yang lebih stabil, sejalan dengan penundaan tarif yang menurut kabar terakhir diperpanjang hingga 1 Agustus 2025.

Namun demikian, ketika mendekati tenggat waktu yang telah ditetapkan, Trump bisa saja kembali berulah. Mengumumkan kebijakan tarif baru yang secara signifikan meningkatkan ketidakpastian perdagangan global.

Di awal pekan ini, para pemimpin dunia menerima surat dari Trump. Surat tersebut encantumkan berbagai level tarif dan mendesak negosiasi yang lebih substansial.

Baca Juga:Jangan Hanya Al Ihsan, KDM Ditantang Ganti Nama RS Santo Borromeus, Biar Lebih NyundaOle Romeny Cedera Dilanggar Paulinho Moccelin, Warganet Marah

Tak lama setelah itu, Trump menetapkan tarif 50% untuk tembaga, ditambah tarif 50% untuk Brasil. Padahal sebenarnya mencatat surplus perdagangan dengan AS. Juga tarif 35% untuk Kanada yang dapat meningkat lebih lanjut jika ada pembalasan.

Selain itu, tarif dasar terhadap semua negara disebutkan bisa meningkat dari 10% menjadi 15% atau bahkan 20%.

Dengan mempertimbangkan seluruh perkembangan ini, pasar terus memantau respons para pemimpin dunia. Apakah akan melakukan pembalasan atau mengambil langkah lain.

“Terlepas dari itu, ketidakpastian perdagangan kini telah melampaui puncak akhir Mei dan berpotensi meningkat lebih tinggi lagi,” ungkap Ashmore.

0 Komentar