“Dengan sistem centralized payment, kami bisa mempercepat proses pembayaran bahkan sebelum jatuh tempo. Ini berdampak langsung terhadap kesehatan finansial dan daya saing perusahaan,” jelas Darmawan.
Hingga akhir 2024, total aset PLN tercatat sebesar Rp1.772,4 triliun, naik 6,09% dibanding tahun sebelumnya. Ini mencerminkan fundamental keuangan yang solid serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan.
Darmawan juga menekankan pentingnya transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas jangkauan layanan.
Baca Juga:Bersama Perkuat Kondusivitas KamtibmasDiniyah Takmiliyah Penjaga Benteng Ahlak Anak Bangsa
“Kami terus membangun infrastruktur teknologi untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional, sekaligus memperkuat ekosistem energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.”
Darmawan menegaskan bahwa PLN tidak akan berhenti berinovasi dan bertransformasi.
“Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi, membangun ekosistem energi hijau, dan memperluas kerja sama internasional agar PLN mampu bersaing di panggung global dan menjadi motor penggerak transisi energi di Indonesia,” tutupnya. (cep/opl)