RADARCIRENON.ID – Jelang peringatan Hari Pelanggan Nasional, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Garut.
Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cirebon dan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Garut, PLN melakukan audiensi bersama Bupati Garut, Dr Ir H Abdusy Syakur Amin MEng IPU pada Rabu (20/8/2025).
Pertemuan ini membahas upaya menjaga keandalan dan kualitas penyaluran energi listrik di wilayah Garut, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya aktivitas yang berpotensi mengganggu jaringan listrik.
Baca Juga:Marselino Ferdinan Tak Jelas di Oxford United, Pilih Pulang Kampung, Apakah ke Persebaya Surabaya?Prediksi Dewa United vs Persija Jakarta 29 Agustus 2025, Berikut Head to Head dan Link Live Streaming
Manager ULTG Garut, Maman Nurjaman mengungkapkan bahwa dalam pemantauan rutin, masih marak ditemukan penggunaan benang kawat serta aktivitas permainan layang-layang di sekitar jaringan transmisi listrik tegangan tinggi. Kondisi ini tidak hanya berisiko menimbulkan gangguan sistem kelistrikan, tetapi juga membahayakan keselamatan warga.
“Gangguan akibat benang kawat dan layang-layang di wilayah Garut masih cukup tinggi. Karena itu, perlu langkah antisipatif agar keandalan listrik tetap terjaga dan peralatan PLN tidak rusak. Yang lebih penting, jangan sampai ada korban jiwa, sebab arus listrik tegangan tinggi dari SUTT maupun SUTET dapat merambat melalui benang kawat dan sangat membahayakan masyarakat,” jelas Maman.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Garut menegaskan dukungannya terhadap langkah PLN sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif.
“Kami mendukung penuh langkah PLN dalam menjaga pasokan listrik yang andal untuk masyarakat Garut. Namun upaya ini tidak bisa berjalan sendiri. Saya mengajak seluruh warga, khususnya para penghobi layang-layang, untuk menghentikan penggunaan benang kawat dan tidak bermain di dekat jaringan listrik. Mari bersama-sama kita jaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan, sekaligus memastikan listrik tetap menyala demi kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan di Garut. Listrik yang andal adalah tanggung jawab dan kebutuhan kita bersama,” tegas Bupati.
Sementara itu, Manager UPT Cirebon, Andi Setiawan, menambahkan bahwa sinergi PLN dengan Pemkab Garut akan terus diperkuat melalui program sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat.
“Kolaborasi dengan pemerintah daerah sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif. Dengan begitu, keandalan penyaluran energi listrik khususnya di wilayah Garut dapat terjaga demi mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah,” ungkap Andi.