RADARCIREBON.ID – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kesambi, Kota Cirebon, berjalan sesuai prosedur. Tidak ada bau, tidak ada genangan, dan tidak ada sisa yang menumpuk.
SPPG Kesambi membawahi tiga dapur MBG (Makan Bergizi). Setiap hari dapur tersebut beroperasi, setiap hari pula menghasilkan limbah.
Namun, suasana tetap bersih, jauh dari kesan kumuh, tanpa jejak kotoran yang mengganggu.
Baca Juga:Tarling Hidup Lagi di Stasiun CirebonEnam Warga Terserang Kaki Gajah, Dinkes Cirebon Imbau Jaga Pola Hidup Sehat
Air limbah melewati jalur berlapis. Dari dapur, cairan sisa masakan terlebih dahulu disaring.
Trap menahan kotoran kasar, sementara lemak yang lolos ditampung di bak limbah ketiga.
Di sana, pengelola rutin menguras endapan setiap hari tanpa jeda.
Hasilnya, limbah cair yang keluar tetap jernih, tidak berbau, tidak menimbulkan kontaminasi, dan tidak menimbulkan masalah lingkungan.
Sementara itu, limbah padat diperlakukan secara berbeda.
Sisa plastik, kertas, dan bahan lainnya dipilah, lalu diangkut petugas setiap pagi. Tidak ada yang dibiarkan menumpuk ataupun membusuk.
Suasana dapur pun bersih. Lantai tidak licin oleh minyak, udara sekitar tidak pengap, dan warga sekitar tidak merasa terganggu.
Penanggung jawab Yayasan Inspirasi Indah Bersama atau SPPG Kesambi yang mengelola tiga dapur MBG, Wahyuno, menegaskan pengelolaan limbah menjadi bagian penting dari operasional.
Hal itu bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial.
Baca Juga:Unik! Motif Batik Patalunan Asli Cirebon Jadi Identitas Budaya Warga dan Kebanggaan DaerahUsulan RKB SDN 1 Cirebon Girang Masuk Sistem Saseda, Disdik Akui Sudah Cek Lokasi
“Limbah fisik setiap hari kami pilah dan langsung diambil setiap pagi. Tidak ada yang menumpuk, tidak boleh ada yang mengendap di sini. Jadi insyaallah di tempat kami tidak ada bau,” tutur Wahyuno kepada Radar Cirebon, Selasa (30/9/2025) lalu.
Cirebon memang memiliki sejumlah titik rawan limbah. Namun, di SPPG Kesambi, risiko itu diminimalisir. Sistem pengelolaan telah dibangun, operasional berjalan, dan pengawasan dilakukan setiap hari. (ade)
