Sejumlah kelompok pendukung, termasuk Football Supporters Europe, sebelumnya mengecam kebijakan tersebut dengan menyebutnya sebagai “pengkhianatan besar” dan “pemerasan terhadap fans.” Sementara itu, FIFA beralasan bahwa harga dinamis merupakan praktik pasar yang wajar dan hasil pendapatan tambahan akan dikembalikan kepada asosiasi anggota.
Meski menuai kontroversi, antusiasme publik tetap tinggi. FIFA mengungkapkan telah menerima lebih dari 20 juta permintaan tiket, termasuk 5 juta permintaan dalam 24 jam pertama, pada fase penjualan terbaru yang berlangsung dari 11 Desember hingga 13 Januari. (net)
