MADRID – Jude Bellingham menegaskan ambisi Real Madrid untuk kembali ke jalur juara pada 2026. Meski demikian, gelandang muda asal Inggris itu tak menampik bahwa sepanjang tahun kalender 2025 menjadi periode yang kurang memuaskan bagi klub raksasa Spanyol tersebut.
Sepanjang 2025, Los Blancos gagal mengangkat satu pun trofi. Mereka harus puas finis di posisi kedua La Liga dan Copa del Rey di bawah dominasi Barcelona. Di kompetisi Eropa, langkah Madrid terhenti di Liga Champions setelah disingkirkan Arsenal, sementara di ajang Piala Dunia Antarklub 2025 mereka tersingkir di babak semifinal usai dikalahkan Paris Saint-Germain (PSG).
Sebagai bagian dari upaya membangkitkan semangat tim dan pendukung, Real Madrid menggelar sesi latihan terbuka di kompleks latihan Valdebebas pada Selasa (30/12/2025) waktu setempat. Kegiatan tersebut dilakukan menjelang partisipasi mereka di ajang Supercopa Spanyol yang akan berlangsung Januari mendatang di Jeddah, Arab Saudi.
Baca Juga:Bantah Isu Pungli Bantuan Pangan, Pemdes Sukamelang, Warga, dan Bulog Beri PenjelasanPantau Arus Lalu Lintas di Jembatan Sewo, Polisi Imbau Pengendara Tidak Melempar Uang Koin
Usai sesi latihan, pemain bernomor punggung 5 itu menyempatkan diri berbicara singkat dengan Real Madrid TV. Dalam kesempatan tersebut, Bellingham menyampaikan tekadnya untuk membawa Madrid kembali meraih gelar juara.
Ia menyebut para pendukung layak mendapatkan kebahagiaan setelah musim yang mengecewakan. Menurutnya, absennya trofi pada 2025 menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk tampil lebih lapar gelar di tahun berikutnya.
Pada musim 2025/2026, performa Bellingham terbilang cukup konsisten. Sejauh ini ia telah mengoleksi empat gol dan tiga assist di kompetisi liga, serta menambahkan satu gol dan satu assist di Liga Champions. Total, pemain berusia 22 tahun tersebut telah tampil dalam 26 pertandingan di semua ajang.
Di bawah arahan pelatih Xabi Alonso, Real Madrid sebenarnya mengawali musim dengan sangat menjanjikan setelah mencatatkan 13 kemenangan dari 14 laga awal. Namun, performa mereka sempat menurun dengan catatan tiga hasil imbang dan tiga kekalahan dalam kurun waktu sekitar satu bulan, situasi yang memunculkan keraguan terhadap masa depan sang pelatih.
Meski demikian, kondisi tim mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan setelah meraih tiga kemenangan beruntun jelang Natal. Kendati begitu, tekanan masih membayangi Alonso menjelang kembalinya kompetisi La Liga dengan laga kontra Real Betis, serta pertandingan semifinal Supercopa Spanyol menghadapi rival sekota, Atletico Madrid. (net)
