Go Internasional! FK UGJ Cirebon Kirim 9 Mahasiswa ke Prancis dan Thailand, Ini Kampus Tujuannya

Rektor UGJ Prof Dr Ir Achmad Faqih
BERDAYA SAING GLOBAL: Rektor UGJ Prof Dr Ir Achmad Faqih SP MM (lima dari kiri) bersama Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Prof Dr Mukarto Siswoyo MSi (tujuh dari kanan) dan Dekan FK UGJ Dr dr Catur Setiya Sulistiana MMedEd (enam dari kanan) saat melepas sembilan mahasiswa FK UGJ yang akan mengikuti program internasional di kampus ternama Prancis dan Thailand, kemarin. FOTO: ABDULLAH/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID -Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK UGJ) Cirebon kembali menunjukkan komitmennya di kancah internasional dengan mengirimkan sembilan mahasiswa mengikuti program international student mobility atau student exchange ke Poitiers University, Prancis, dan Mahidol University, Thailand.

Pelepasan mahasiswa dilakukan langsung oleh Rektor UGJ Prof Dr Ir Achmad Faqih SP MM, disaksikan Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Prof Dr Mukarto Siswoyo MSi, Dekan FK UGJ Dr dr Catur Setiya Sulistiana MMedEd, para wakil rektor, dekan, kepala lembaga, serta kepala badan di lingkungan civitas akademika UGJ.

Dekan FK UGJ Dr dr Catur Setiya Sulistiana MMedEd menjelaskan, program student exchange ini merupakan agenda rutin FK UGJ yang dilaksanakan bekerja sama dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri.

Baca Juga:Malam Cinta Rasul Sambut Tahun Baru 2026Dukung Reformasi Birokrasi, Ini Pesan Bupati Cirebon saat Lantik 34 Pejabat Funsional

Tahun ini, sembilan mahasiswa terpilih mengikuti seleksi ketat dari sejumlah tahapan. “Dari sembilan mahasiswa tersebut, dua mahasiswa dikirim ke Poitiers University, Prancis, untuk mendalami bidang genetika. Sementara tujuh mahasiswa lainnya mengikuti program di Mahidol University, Thailand,” ujar Catur.

Ia menambahkan, seluruh mahasiswa akan mengikuti perkuliahan dan aktivitas akademik di masing-masing universitas selama 35 hari. Program ini merupakan bagian dari penguatan internasionalisasi kampus sesuai arahan Ketua Yayasan dan Rektor UGJ.

Catur juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan oleh Poitiers University dan Mahidol University kepada FK UGJ.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari Poitiers University Prancis dan Mahidol University Thailand yang terus menjadikan FK UGJ sebagai mitra student exchange,” ungkapnya.

Menurut Catur, para mahasiswa yang berangkat merupakan mahasiswa pilihan dan menjadi duta FK UGJ di tingkat internasional.

Kedepan, FK UGJ juga berencana memperluas kerja sama internasional, termasuk rencana pengiriman mahasiswa tahap profesi ke Radboud University, Belanda.

Namun, hal tersebut masih memerlukan penyesuaian jadwal antara pendidikan profesi di Cirebon dan di Belanda.

Baca Juga:Catatan Akhir Tahun 2025 Kejari Cirebon, Selamatkan Uang Negara hingga Rp3,5 Miliar LebihKelurahan Sukapura Cirebon Diguyur Rp1 Miliar, Jadi Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi 2025 

“Mahasiswa dari Radboud University yang melakukan student exchange di FK UGJ sangat bersyukur karena bisa langsung berinteraksi dengan pasien, membantu persalinan, dan praktik klinik lainnya, yang di Belanda tidak diperbolehkan karena regulasi ketat,” jelas Catur.

0 Komentar