RADARCIREBON.ID -Posisi Kabupaten Cirebon sebagai magnet investasi baru di pesisir utara Jawa Barat (Jabar) kian menguat.
Kelengkapan infrastruktur transportasi dan konektivitas wilayah menjadi modal utama yang membuat daerah ini dilirik pelaku usaha dari berbagai sektor.
Minat tersebut tercermin dari sedikitnya 18 calon investor yang telah menyatakan ketertarikan untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Cirebon.
Baca Juga:Malam Cinta Rasul Sambut Tahun Baru 2026Dukung Reformasi Birokrasi, Ini Pesan Bupati Cirebon saat Lantik 34 Pejabat Funsional
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cirebon, Dr Hilmy Rivai MPd menyebut, tren ini sebagai sinyal positif bagi iklim investasi daerah.
Menurut Hilmy, salah satu keunggulan utama Kabupaten Cirebon terletak pada aksesibilitas yang sangat strategis. Daerah ini ditopang oleh tiga simpul transportasi besar yang jarang dimiliki wilayah lain.
“Dari sisi aksesibilitas, kita punya tiga transportation hubs, yakni Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Cirebon, dan Bandara Kertajati. Ini menjadi kekuatan sekaligus daya saing Kabupaten Cirebon sebagai destinasi investasi,” ujar Hilmy kepada Radar Cirebon, Kamis (1/1/2026).
Menurutnya, konektivitas tersebut diperkuat dengan keberadaan jalur kereta api serta lima gerbang tol yang menghubungkan Kabupaten Cirebon dengan berbagai pusat ekonomi nasional. Infrastruktur ini dinilai sangat mendukung kelancaran distribusi logistik dan hasil produksi.
“Lima pintu tol yang kita miliki tentu mempermudah distribusi barang ke berbagai daerah. Kondisi ini menjadi nilai tambah yang dipertimbangkan serius oleh investor,” jelasnya.
Selain infrastruktur, faktor lain yang turut meningkatkan daya tarik Kabupaten Cirebon adalah besaran Upah Minimum Regional (UMR). Hilmy menyebut UMR di Kabupaten Cirebon masih cukup kompetitif bagi pengembangan industri baru.
Dengan kombinasi keunggulan tersebut, DPMPTSP optimis minat investasi akan terus meningkat. Faktanya per tahun kemarin kemarin saja, sudah ada 18 calon investor yang siap investasi di Kabupaten Cirebon.
Baca Juga:Catatan Akhir Tahun 2025 Kejari Cirebon, Selamatkan Uang Negara hingga Rp3,5 Miliar LebihKelurahan Sukapura Cirebon Diguyur Rp1 Miliar, Jadi Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi 2025Â
Hilmy berharap masuknya investor dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Cirebon. (sam)
