Pasca Kebakaran, Pemdes Lemahabang Kulon Segera Bangun Pasar Darurat

Pasar Lemahabang
POLICE LINE: Area Pasar Lemahabang yang terbakar masih ditutup dan dipasang garis polisi, kemarin. Pihak Pemdes Lemahabang Kulon akan membangun pasar darurat bagi pedagang terdampak kebakaran. FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID -Pemerintah Desa (Pemdes) Lemahabang Kulon bergerak cepat menyikapi kebakaran yang melanda pasar desa setempat.

Pemdes memastikan akan membangun pasar darurat untuk menampung para pedagang yang lapaknya terdampak musibah tersebut.

Kuwu Lemahabang Kulon, Rudiyana mengatakan, pasar darurat hanya diperuntukkan bagi pedagang yang kios atau lapaknya terdampak kebakaran.

Baca Juga:Malam Cinta Rasul Sambut Tahun Baru 2026Dukung Reformasi Birokrasi, Ini Pesan Bupati Cirebon saat Lantik 34 Pejabat Funsional

Sementara itu, pedagang yang tidak terdampak masih dapat berjualan di area pasar yang dinilai aman.

“Pasar darurat ini khusus bagi pedagang yang terdampak kebakaran. Pedagang yang lapaknya tidak terdampak tetap berjualan di lokasi pasar yang masih tersedia dan aman,” ujar Rudiyana.

Ia menjelaskan, lokasi pasar darurat akan ditempatkan tidak jauh dari area pasar yang terbakar guna memudahkan aktivitas jual beli serta akses bagi pedagang dan pembeli.

Selain penanganan darurat, Pemdes Lemahabang Kulon juga mulai menyiapkan rencana renovasi pasar sebagai solusi jangka panjang.

“Untuk jangka panjang, kami juga sedang menyusun rencana renovasi pasar agar aktivitas ekonomi bisa kembali normal dan lebih tertata,” tambahnya.

Sementara itu, warga sekitar, Muhammad Luthfi mengungkapkan, hingga saat ini sebagian besar pedagang yang terdampak kebakaran belum kembali berjualan dan masih menunggu pembangunan pasar darurat.

“Hampir semua pedagang yang terdampak kebakaran belum berjualan. Area pasar yang terbakar juga masih ditutup dan dipasang garis polisi,” katanya.

Baca Juga:Catatan Akhir Tahun 2025 Kejari Cirebon, Selamatkan Uang Negara hingga Rp3,5 Miliar LebihKelurahan Sukapura Cirebon Diguyur Rp1 Miliar, Jadi Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi 2025 

Hingga kini, lokasi kebakaran masih dalam pengamanan pihak berwenang. Pemerintah desa berharap pembangunan pasar darurat dapat segera direalisasikan agar roda perekonomian masyarakat kembali bergerak. (den)

0 Komentar