Diperkirakan Padat di Akhir Libur Panjang, Jasa Marga Siagakan Ratusan Gardu Tol

Puncak Arus Mudik Libur Nataru
OPTIMALKAN GERBANG TOL: Salah satu gerbang tol yang dioptimalkan Jasa Marga saat Puncak Arus Mudik Libur Nataru, Minggu (4/1).
0 Komentar

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada arus balik akhir masa libur panjang akhir pekan, Senin (6/1). “Manajemen Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan kembali ke wilayah Jabodetabek, karena peningkatan arus lalu lintas diperkirakan terjadi pada Senin, 6 Januari 2026. Yakni, seiring berakhirnya masa cuti bersama dan dimulainya kembali aktivitas perkantoran serta sekolah,” ujar Direktur Operasi Jasa Marga, Dwi Aryanto, dalam keterangan resminya kemarin.

Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas tersebut, Jasa Marga menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya peningkatan pelayanan transaksi tol, penguatan pengaturan lalu lintas di titik rawan kepadatan, serta penyiagaan petugas dan fasilitas pendukung di seluruh ruas tol utama.

“Selain itu, kami juga memperkuat koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait guna mendukung penerapan rekayasa lalu lintas apabila dibutuhkan sesuai kondisi di lapangan,” tambahnya.

Baca Juga:Libur Nataru, Ribuan Warga Nikmati Mandi Salju di Pantai Balongan IndramayuUngkap Kasus Curanmor, Polisi Amankan 3 Tersangka dan 7 Unit Sepeda Motor

Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyiagakan sebanyak 385 gardu tol yang tersebar di sejumlah ruas strategis Trans Jawa. Optimalisasi ini difokuskan untuk melayani arus kendaraan yang bergerak dari arah timur dan tengah Pulau Jawa menuju wilayah barat.

Secara rinci, JTT memastikan kesiapan layanan transaksi di gerbang tol masuk dan keluar pada beberapa ruas utama Trans Jawa. Di ruas Tol Jakarta–Cikampek, sebanyak 195 gardu tol di 32 gerbang tol dioperasikan untuk mengurai kepadatan arus kendaraan menuju Jabodetabek.

“Untuk ruas Tol Palimanan–Kanci, kami menyiapkan 29 gardu tol di 6 gerbang tol guna melayani kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Barat,” kata VP Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo.

Sementara itu, di wilayah Jawa Tengah, JTT mengoperasikan 41 gardu tol pada 10 gerbang tol ruas Tol Semarang Seksi A, B, dan C untuk menjaga kelancaran lalu lintas regional.

“Sedangkan di Jawa Timur, sebanyak 120 gardu tol pada 17 gerbang tol ruas Tol Surabaya–Gempol disiagakan untuk mendukung kelancaran arus balik kendaraan dari wilayah timur menuju barat Trans Jawa,” pungkasnya. (net)

0 Komentar