Rencana tersebut semakin menambah kekhawatiran akan terganggunya ekosistem dan kelestarian hutan.
Pemerintah Desa Cigobang berharap pemerintah daerah serta instansi terkait segera turun tangan untuk memberikan solusi dan kejelasan hukum.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga telah mengeluarkan larangan penanaman kelapa sawit.
Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bahkan tegas menyatakan bahwa tanaman kelapa sawit tidak cocok di Jabar.
Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Durahman menyatakan, emerintah kabupaten/kota juga diminta untuk melakukan inventarisasi dan pemetaan seluruh areal kelapa sawit yang ada di wilayah masing-masing.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah diwajibkan memberikan pembinaan dan pendampingan kepada petani maupun pelaku usaha perkebunan dalam proses alih komoditas, serta menyinkronkan kebijakan tersebut ke dalam perencanaan pembangunan daerah dan program sektor perkebunan.
“Dalam waktu dekat kami akan melakukan inventarisasi ulang terkait tanaman sawit di Desa Cigobang. Selanjutnya, akan dilakukan pendampingan agar tanaman sawit tersebut bisa diganti dengan komoditas lain yang sesuai dengan agroekologi dan komoditas unggulan daerah,” ujar Durahman.
