RADARCIREBON.ID–Sebanyak 180 Orang Muda Katolik (OMK) dari seluruh wilayah Dekanat Priangan Timur mengikuti kegiatan Camping Rohani Orang Muda Katolik yang digelar di Bumi Perkemahan Palutungan, Kabupaten Kuningan, Sabtu (3/1).
Kegiatan ini mengusung tema Reconnect in Faith, sebagai ajakan bagi kaum muda untuk kembali terhubung secara utuh dengan Tuhan, sesama, dan alam ciptaan-Nya.
Tak sekadar kegiatan perkemahan, camping rohani ini menjadi ruang refleksi, pendalaman iman, sekaligus penguatan kebersamaan antar OMK lintas paroki.
Baca Juga:DPD PKS Kabupaten Kuningan Peduli Korban Bencana Sumatera dan AcehAngin Kencang Terjang Dua Desa di Kuningan, Rumah Rusak Tertimpa Pohon
Menariknya, dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta juga melakukan penanaman pohon di kawasan lereng Gunung Ciremai sebagai pesan nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Ketua Panitia, Slamet Triadi menegaskan, bahwa peran kaum muda sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan beriman. Orang muda bukan hanya generasi masa depan, tetapi juga generasi masa kini yang menentukan arah perjalanan bangsa dan Gereja.
“Kaum muda perlu dipupuk dan dibina sejak hari ini melalui pendalaman iman serta kebiasaan berkumpul bersama teman seiman. Dengan begitu, mereka dapat kembali terhubung secara utuh dengan Tuhan, alam, dan sesama,”ujarnya.
Sementara itu, Romo Andreas Dedi OSC dalam pesannya menyampaikan rasa syukur, atas antusiasme dan kehadiran para OMK dalam kegiatan tersebut. Camp OMK bukan sekadar kegiatan berkemah, melainkan sarana pertumbuhan iman dan pembelajaran hidup bersama.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi orang muda untuk bertumbuh dalam iman, membangun kebersamaan, dan belajar melayani dengan hati yang tulus,” tuturnya.
Pesan serupa juga disampaikan oleh salah satu panitia lainnya, Bambang, yang mengajak OMK untuk berani terlibat aktif dalam kehidupan Gereja dan masyarakat. Ia menilai Gereja sangat membutuhkan semangat, kreativitas, serta keberanian orang muda dalam menjawab tantangan zaman.
“Jangan takut mengambil peran dan tanggung jawab. Semoga pengalaman di camp ini meneguhkan OMK menjadi pribadi yang beriman, peduli, dan siap menjadi terang bagi sesama,” pungkasnya. (ags)
