“Kami ingin kawasan-kawasan unggulan di Cirebon tertata rapi. Kalau pengunjung nyaman, dampaknya akan kembali ke masyarakat sendiri,” kata Sumarni.
Langkah tegas juga diambil terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi mengganggu ketertiban dan citra daerah.
Penanganan kawasan Goa Macan, yang selama puluhan tahun dikenal sebagai titik rawan, menjadi salah satu contoh nyata sinergi Polri dan pemerintah daerah dalam menciptakan rasa aman.
Baca Juga:Jadi Magnet Investasi Baru di Jabar, Kabupaten Cirebon Sudah Dilirik 18 Calon InvestorAngkat Budaya Mega Mendung, Mahasiswi IPB Cirebon Raih Juara Dunia Story Telling
Tak hanya fokus pada tindakan lapangan, Kombes Pol Sumarni juga menaruh perhatian pada ruang digital. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah memviralkan hal-hal negatif yang belum tentu mencerminkan kondisi sebenarnya.
“Bukan berarti masalah tidak boleh disampaikan. Tapi akan lebih baik jika dikomunikasikan kepada instansi terkait agar bisa diselesaikan. Citra Cirebon di dunia maya juga menentukan kepercayaan orang untuk datang ke sini,” ujarnya.
Sebagai Kapolresta perempuan, Sumarni juga dikenal dekat dengan masyarakat. Ia kerap menekankan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama, dimulai dari lingkungan keluarga.
Pendidikan moral, mental, dan pengawasan terhadap anak-anak dinilainya sebagai kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi penerus Cirebon.
Menjelang akhir masa tugasnya di Cirebon, Kombes Pol Sumarni mengaku bersyukur pernah mengabdi di daerah yang memiliki sejarah panjang dan nilai budaya yang kuat. Bahkan, ia menyebut penugasannya di Cirebon sebagai bagian dari takdir dan panggilan leluhur, mengingat akar keluarganya berasal dari wilayah sekitar Indramayu.
“Saya tidak pernah menyangka bisa bertugas di Cirebon. Tapi hari ini saya bisa mengatakan dengan bangga, saya pernah menjadi bagian dari Cirebon,” tutupnya.
Kombes Pol Sumarni sendiri secara resmi mendapat amanah baru sebagai Kapolres Metro Bekasi, menggantikan Kombes Pol Mustofa.
Baca Juga:Puskesos di Salah Satu Desa di Cirebon Disoal, Warga Datangi Kantor KecamatanGo Internasional! FK UGJ Cirebon Kirim 9 Mahasiswa ke Prancis dan Thailand, Ini Kampus Tujuannya
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 yang diterbitkan pada 15 Desember 2025 dan ditandatangani Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar.
Dalam mutasi besar ini, sebanyak 928 personel Polri mengalami pergeseran jabatan, baik promosi maupun penugasan baru.
Seiring kepindahan Kombes Pol Sumarni, posisi Kapolresta Cirebon selanjutnya akan diisi oleh Kombes Pol Imara Utama yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolresta Cirebon. (*)
