Menteri Agama menyoroti sejumlah agenda strategis Kemenag, mulai dari transformasi layanan berbasis digital, penguatan ekonomi umat melalui zakat dan wakaf, peningkatan kualitas madrasah dan perguruan tinggi keagamaan, hingga tantangan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang tetap harus berlandaskan nilai ketuhanan dan kemanusiaan.
Ia juga menegaskan bahwa ASN Kemenag dituntut menjadi sosok yang adaptif, inovatif, dan berintegritas dalam melayani umat di era perubahan yang cepat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kuningan Ahmad Handiman Romdony, menegaskan pentingnya menjaga moderasi beragama sebagai pilar persatuan bangsa. Ia mengajak seluruh jajaran Kemenag untuk terus meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Baca Juga:DPD PKS Kabupaten Kuningan Peduli Korban Bencana Sumatera dan AcehAngin Kencang Terjang Dua Desa di Kuningan, Rumah Rusak Tertimpa Pohon
Pada momen HAB ke-80 ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada ASN Kementerian Agama yang telah mengabdi selama 10 tahun dan 20 tahun, sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas dan dedikasi mereka.
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Kuningan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Agama, khususnya dalam bidang pendidikan dan pelayanan keagamaan.
Ia berharap peringatan HAB ke-80 menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Kemenag Kabupaten Kuningan untuk menjaga kepercayaan publik dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing. (ags)
