Emban Enam Bidang SPM, Ratusan Kader Posyandu di Indramayu Ikuti Pelatihan

Posyandu di Kabupaten Indramayu
TINGKATKAN KAPASITAS: Ratusan kader Posyandu di Kabupaten Indramayu mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan DPMD Kabupaten Indramayu, belum lama ini. Foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam menjalankan peran strategis pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu menggelar pembinaan kader Posyandu, belum lama ini.

Kegiatan tersebut sejalan dengan transformasi Posyandu yang kini tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga sebagai pusat pelayanan dasar terpadu yang mengemban enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Bertempat di Aula Universitas Wiralodra, kegiatan tersebut diikuti oleh 634 kader Posyandu se-Kabupaten Indramayu. Pembinaan ini menjadi langkah DPMD untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kader agar mampu memberikan pelayanan yang lebih komprehensif kepada masyarakat, khususnya dalam enam bidang SPM, yaitu kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas).

Baca Juga:Ada 109 Personel Polres Indramayu Naik Pangkat, Ini Respon KapolresKuwu Terpilih Sukasari Meninggal Dunia Sebelum Dilantik, Ini Kata DPMD Indramayu

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Indramayu, Idah Nuryani, mengatakan pemerintah menyadari tantangan pelayanan masyarakat ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas sektor antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, serta partisipasi aktif masyarakat agar Posyandu semakin aktif, inovatif, dan adaptif.

“Kader Posyandu harus menjadi pengelola Posyandu yang baik, karena merekalah yang paling memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Kader Posyandu merupakan pelayan masyarakat yang bekerja secara sukarela dan tanpa kenal lelah,” ujarnya.

Melalui kegiatan pembinaan ini, lanjut Idah, para kader dapat berbagi pengalaman, menyatukan langkah, serta merumuskan strategi untuk memperkuat peran Posyandu di tengah masyarakat. Pemberdayaan Posyandu menjadi ujung tombak upaya promotif dan preventif, khususnya dalam mendukung penurunan angka stunting, peningkatan gizi masyarakat, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta pengendalian penyakit di tingkat desa dan kelurahan.

“Dengan adanya transformasi Posyandu ini, saya berharap para kepala desa dapat memberikan penguatan yang lebih intensif, baik dari sisi jumlah kader maupun peningkatan kapasitas kader,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Indramayu yang juga Sekretaris Tim Pembina Posyandu Kabupaten Indramayu, Kadmidi, menyampaikan kegiatan ini selaras dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu. Regulasi tersebut menjadi dasar penyelenggaraan Posyandu seiring dengan perubahan peran dan fungsinya.

0 Komentar