Di lini tengah, kejutan terbesar adalah peluang Jack Fletcher yang merupakan putra Darren Fletcher, untuk menjalani debut starter di Premier League. Jack diprediksi mengisi posisi yang ditinggalkan Manuel Ugarte, berduet dengan Casemiro di sektor tengah.
Sementara itu, Diogo Dalot masih akan bermain sebagai bek sayap kanan. Matheus Cunha serta Benjamin Sesko tetap dipertahankan dan menghuni pos gelandang serang. Perubahan peran Dorgu bisa membuka jalan bagi Joshua Zirkzee untuk tampil sejak menit awal sebagai penyerang tunggal, setelah kontribusinya lewat assist cerdas saat menghadapi Leeds.
Usai Amorim dipecat, nama Oliver Glasner langsung mencuat sebagai sosok terdepan untuk mengisi posisi manajer. Pelatih Crystal Palace itu dikenal dengan skema tiga bek, namun pendekatan tersebut diyakini tidak menjadi hambatan besar bagi manajemen United dalam menentukan pelatih anyar.
Baca Juga:Emban Enam Bidang SPM, Ratusan Kader Posyandu di Indramayu Ikuti PelatihanSelamatkan 7 Warga saat Kebakaran, Sugianto Dapat Penghargaan dari Presiden Korea Selatan
Situasi kontrak Glasner juga dinilai menguntungkan. Masa kerjanya bersama Palace akan berakhir pada musim panas mendatang, sehingga Manchester United berpeluang merekrutnya tanpa harus membayar kompensasi. Meski demikian, upaya mendekati Glasner sebelum musim berakhir dianggap cukup rumit. Pelatih asal Austria tersebut sempat menunjukkan kekecewaan pada bursa transfer musim panas lalu, terutama ketika Marc Guehi hampir dilepas ke Liverpool. Pihak Palace pun diperkirakan tidak akan menerima dengan baik jika Glasner memaksakan hengkang di tengah kompetisi.
Walau begitu, minat Glasner terhadap kursi manajer di Old Trafford disebut sangat besar. Ia bahkan dikabarkan terbuka lebar untuk bergabung dengan United pada akhir musim ini.
Nama Glasner sendiri tengah naik daun setelah sukses mempersembahkan trofi mayor pertama sepanjang sejarah Crystal Palace, usai kemenangan mengejutkan atas Manchester City di partai final Piala FA musim lalu.
Pada musim ini, Palace menghadapi tantangan tambahan dengan tampil di kompetisi Eropa. Jadwal padat Conference League yang digelar setiap Kamis malam cukup menguras tenaga dan kedalaman skuad. (net)
