Ini Bocoran Bahasan Retreat di Hambalang, Menteri yang Tak Sejalan Diminta Mundur

retreat hambalang
Banyak yang ingin tahu tentang pembahasan retreat anggota Kabinet Merah Putih (KMP) di Hambalang, Selasa, 6 Januari 2026. Foto: Yusril Izha Mahendra/Instagram - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Banyak yang ingin tahu tentang pembahasan retreat anggota Kabinet Merah Putih (KMP) di Hambalang, Selasa, 6 Januari 2026. Sebab, media tidak bisa meliput secara utuh acara tersebut.

Ada bocoran menarik dalam retreat itu. Salah satunya Presiden Prabowo Subianto meminta anggota kabinet yang sudah tidak sanggup dan tidak sejalan, diminta mengundurkan diri.

Bocoran tersebut datang dari Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang. Melalui unggahan di media sosial Facebook, wanita yang akrab disapa Deyang ini menjelaskan jika retreat di Hambalang itu berlangsung dari pukul 12.00 hingga 21.00.

Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon

Diungkapkan Deyang, retreat itu dikuti semua anggota KMP, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri dan semua Kepala Staf untuk 3 Matra. Juga diikuti oleh Kasum TNI, anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan utusan khusus.

Di awal retreat, jelas Deyang, presiden menbolehkan media meliput. Terutama saat Presiden Prabowo menjelaskan capaian selama satu tahun pemerintahan yang dipimpinnya.

Namun setelah itu, media diminta keluar ruangan. Menurut Deyang, setelah media keluar ruangan itu, masuk pembicaraan soal geopolitik, yang belum bisa menjadi konsumsi media.

Apalagi, lanjut Deyang, ketika Presiden Prabowo mengungkapkan hilangnya uang ribuan triliun per tahun yang dibawa kabur ke luar negeri. Juga soal mis manajemen BUMN, under invoicing, dan kebun sawit ilegal.

Dijelaskannya, selama 31 tahun kondisi seperti itu sudah berlangsung. “Setelah 2 bulan menjadi presiden Pak Prabowo baru dikasih data oleh lembaga resmi. Maka materi taklimat presiden Prabowo bersifat tertutup,” ujar wartawan senior ini.

Ditegaskan perempuan asal Madiun Jawa Tinur ini, ada strategi yang tidak boleh disampaikan ke khalayak lewat media. Hal tersebut menyangkut pertahanan negara dan strategi geopolitik.

Presiden Prabowo, jelas Deyang, juga menjelaskan soal kejahatan ekonomi yang masif selama 31 tahun. Kejahatan itu yang membuat Indonesia miskin meski kaya sumber daya alam (SDA).

Baca Juga:KDM Siap Jemput 45 Warga Jabar yang Terjebak Banjir AcehKDM – PT KAI Jalin Kerjasama, Bakal Ada Kereta Api Tani Mukti Rute Cirebon – Jakarta

“Pak Prabowo mengajak para kabinetnya untuk menyudahi aksi pembobolan yang dilakukan 1 persen manusia Indonesia itu,” tulisnya.

Prabowo, lanjut Deyang juga mempersilakan anggota Kabinet untuk balik badan alias mundur. Tentu jika tidak mempunyai tekat dan seirama dengan dirinya. Terutama dalam rangka menghentikan pembobolan duit hasil SDA tersebut.

0 Komentar