Lebih Sering Hadapi Tawon, Damkar Cirebon Tangani 407 Kasus Non Kebakaran Selama 2025

terjepit cincin
TERJEPIT CINCIN: Petugas Damkar berhasil melakukan penyelamatan jari remaja yang terjepit cincin, beberapa waktu lalu. Sepanjang 2025, Damkar Kabupaten Cirebon menangani ratusan kasus non kebakaran. FOTO: KHOIRUL ANWARUDIN/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID -Selama ini pemadam kebakaran atau Damkar identik dengan kobaran api. Namun demikian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon justru lebih sering berhadapan dengan operasi penyelamatan. Mulai dari sarang tawon, ular liar, hingga jari warga yang terjepit cincin.

Berdasarkan data yang dihimpun, sepanjang 2025 Disdamkarmat Kabupaten Cirebon mencatat 637 kegiatan penyelamatan dan evakuasi non kebakaran. Jumlah tersebut jauh melampaui penanganan peristiwa kebakaran.

Namun demikian, hal ini sebenarnya sudah terlihat sejak paruh pertama tahun. Pada periode Januari hingga Juli 2025, Disdamkarmat telah melakukan 407 aksi penyelamatan bukan kebakaran, sementara penanganan kebakaran tercatat 88 kejadian. Artinya, dalam tujuh bulan pertama saja, mayoritas tugas Damkar sudah didominasi operasi penyelamatan.

Baca Juga:Terima Laporan Rumah Ambruk, Wakil Walikota Cirebon Langsung TurunĀ Lumpur Normalisasi Sungai Sukalila Cirebon Dibuang ke Kebonbaru dan Kesenden

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Sarana Prasarana, dan Penyelamatan Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Eno Sujana menyatakan, tingginya angka penyelamatan menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Damkar.

“Di Disdamkarmat ini, kami tidak hanya melakukan pemadaman kebakaran, tetapi juga operasi penyelamatan seperti evakuasi hewan liar dan penanganan kondisi darurat,” ujarnya.

Dari sisi jenis kejadian, penyelamatan satwa dengan lingkungan permukiman menjadi kasus paling dominan.

Sepanjang 2025, evakuasi sarang tawon mencapai 381 kasus, atau sekitar 60 persen dari seluruh aktivitas non-kebakaran. Disusul evakuasi ular sebanyak 133 kasus dan biawak 12 kasus.

Penanganan satwa lain seperti kucing (3 kasus), anjing (2 kasus), dan monyet liar (1 kasus) juga tercatat meski jumlahnya lebih kecil.

Selain satwa, Damkar juga kerap menangani persoalan teknis warga. Kasus jari terjepit cincin tercatat 64 kejadian sepanjang tahun, meningkat dibanding periode Januari–Juli yang mencapai 41 kasus. Sementara itu, evakuasi kendaraan dilakukan 8 kali, seluruhnya terjadi pada bulan Mei.

Dalam konteks kebencanaan, Disdamkarmat merespons 25 kejadian banjir dan 4 peristiwa pohon tumbang, serta melakukan 4 aksi penyelamatan jiwa sepanjang 2025.

Baca Juga:Wakil Walikota Ajak Selesaikan Persoalan Sosial Secara BersamaBappelitbangda Kota Cirebon Komitmen Jaga Integritas

Pada paruh pertama tahun, banjir juga menjadi salah satu kejadian menonjol dengan 24 evakuasi hingga Juli.

Dari sisi waktu, intensitas laporan mengalami fluktuasi cukup tajam. Dalam setiap operasi, kata Eno, petugas dibekali keterampilan penyelamatan (rescue) serta peralatan khusus. Namun, Eno berharap adanya dukungan tambahan sarana dan prasarana, seiring meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap layanan Damkar.

0 Komentar