Jika akses dapat dibuka, normalisasi diyakini berjalan lebih optimal. Kapasitas aliran meningkat. Risiko genangan berkurang. Kualitas lingkungan membaik. Sungai tidak hanya berfungsi teknis, tetapi juga sosial dan ekologis.
Ke depan, Kali Sukalila diproyeksikan menjadi ikon baru Kota Cirebon. Setelah penataan fisik rampung pada 2026, program penjernihan air sungai direncanakan mulai 2027. Penataan tidak berhenti pada estetika, tetapi menyasar kualitas air dan keberlanjutan lingkungan.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Kawasan Sukalila hingga Kalibaru akan bertransformasi dari kawasan bermasalah menjadi ruang publik bernilai. Dari sungai yang dulu dipunggungi, menjadi sungai yang dihadapi. (ade)
