Pompanisasi dan Perbaiki Irigasi, Distan Cirebon Targetkan 3 Kali Panen Mulai 2026

petani
MASA TANAM PADI: Para petani tengah menanam padi, kemarin. Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon menargetkan tiga kali masa tanam di 2026 ini. FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID -Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon menargetkan peningkatan indeks pertanaman menjadi tiga kali masa tanam dalam satu tahun pada 2026.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan sekaligus swasembada pangan di daerah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr Deni Nurcahya ST kepada Radar Cirebon mengatakan, hingga 2025 sebagian besar lahan pertanian di Kabupaten Cirebon masih berada pada pola dua kali masa tanam.

Baca Juga:Permintaan Kartu Kuning di Kota Cirebon Meningkat Dipengaruhi Beberapa FaktorMusrenbang Kelompok Rentan, Pemkab Cirebon Dorong Layanan Publik Ramah Disabilitas

“Tahun 2025 dan tahun sebelumnya itu rata-rata dua kali masa tanam dalam satu tahun,” ujar Deni.

Pihaknya menargetkan pada tahun 2026 ini menjadi tiga kali masa tanam. “Kita ingin tahun ini ada peningkatan menjadi tiga kali masa panen dalam satu tahun,” tuturnya.

Menjadi tiga kali masa tanam dalam satu tahun, menurut Deni, membutuhkan kesiapan yang matang, terutama dari sisi sarana pendukung.

“Tantangan terbesar untuk mewujudkan tiga kali masa tanam adalah ketersediaan air atau pengairan,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai. Salah satu penopangnya adalah program pompanisasi dari Kementerian Pertanian yang difokuskan untuk membantu pengairan lahan pertanian, khususnya saat musim kemarau.

Selain itu, perbaikan jaringan irigasi di berbagai wilayah Kabupaten Cirebon juga terus dilakukan. Upaya tersebut diharapkan mampu menjamin pasokan air bagi lahan pertanian secara lebih merata dan berkelanjutan.

“Dengan dukungan pompanisasi dan perbaikan irigasi, kami pun optimistis tiga kali masa tanam dalam satu tahun bisa diwujudkan pada 2026,” pungkasnya. (den)

0 Komentar