Ia melihat potensi besar dalam “kolam talenta” yang luas di Indonesia, dan turnamen seperti ASEAN Championship (AFF) menjadi kesempatan ideal untuk melihat lebih dalam kualitas para pemain muda itu.
Ia memahami tantangan kalender kompetisi di kawasan ASEAN. Di mana, fase kompetisi klub dan internasional sering kali tumpang tindih.
Namun, tetap yakin Indonesia memiliki basis pemain muda yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan utama timnas di masa depan.
Baca Juga:Gara-gara Emil Audero, Juventus Kepincut, Hingga Bikin Unggahan Medsos Pakai Bahasa SundaIni Dia Sosok yang Akuisisi PSIT Kota Cirebon, Sehari-harinya sebagai Pengusaha
Cara ini bukan hanya demi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga demi menjaga kesinambungan regenerasi dan adaptasi skuat di setiap ajang kompetitif.
PERSIAPAN AGENDA KOMPETITIF 2026–2027
Agenda kompetitif Garuda di bawah Herdman akan dimulai dengan beberapa FIFA Matchday yang dijadwalkan pada Maret, Juni, September, Oktober, dan November 2026.
Tahun itu juga menjadi fase penting dengan hadirnya Piala AFF 2026 yang akan berlangsung mulai 25 Juli.
Maret 2026 akan menjadi debut resmi Herdman bersama timnas Indonesia dengan pertandingan pada FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Herdman sendiri tidak sabar untuk memulai pekerjaannya di lapangan dan melihat hasil kerja tim selama sesi latihan serta implementasi strategi yang telah disusun.
Selain itu, Herdman juga memandang Piala Asia 2027 sebagai momen besar untuk menunjukkan kemajuan Indonesia di kancah Asia.
Ia menyatakan optimismenya bahwa timnas Indonesia, dengan persiapan tepat, dapat “berbicara banyak” di ajang Piala Asia.
Baca Juga:Mahasiswa Politeknik Siber Cerdika Internasional Lakukan PRISMA, sebuah Penelitian di Desa Sukasari KuninganTerjebak Macet Nataru: Mengapa Mobil Berubah Menjadi 'Oven' Termodinamika?
Itu menunjukkan bahwa Garuda bukan lagi sekadar tim peserta, tetapi juga pembawa ancaman serius bagi tim kuat Asia Tenggara dan Asia Timur.
STRUKTUR KEPELATIHAN: MEMBANGUN TIM YANG SOLID
Dalam membangun timnya, Herdman menegaskan bahwa proses pembentukan tim kepelatihan sudah berjalan dan akan selesai dalam beberapa pekan ke depan. Ia sedang menilai siapa saja yang layak mendampinginya sebagai staf kepelatihan.
Kontribusi staf lokal dan internasional akan menjadi bagian penting dari tim di bawah Herdman. PSSI sendiri menyerahkan sepenuhnya keputusan itu kepada Herdman, dengan tujuan menyatukan visi dan metode pelatihan agar sinergi tim inti, baik senior maupun U23, dapat berjalan optimal.
