Keistimewaan Bulan Rajab Dalam Islam, Cocok Untuk Puasa Qada Ramadan

Bulan Rajab
Ilustrasi Bulan Rajab.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Di antara 12 bulan dalam kalender Islam, terdapat empat bulan yang dimuliakan Allah, yaitu Dzulhijjah, Muharram, Rajab, dan satu bulan lainnya.

Keempat bulan ini dikenal sebagai bulan haram, di mana umat Islam dianjurkan untuk menjauhkan diri dari perbuatan maksiat dan memperbanyak amal ibadah.

Bulan Rajab memiliki posisi istimewa karena terpisah dari tiga bulan haram yang berurutan, yakni Muharram, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah.

Baca Juga:Gara-gara Emil Audero, Juventus Kepincut, Hingga Bikin Unggahan Medsos Pakai Bahasa SundaIni Dia Sosok yang Akuisisi PSIT Kota Cirebon, Sehari-harinya sebagai Pengusaha

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menekankan kesucian bulan-bulan ini sebagai waktu yang tepat untuk memperbanyak ketaatan kepada Allah, menjauhi kemaksiatan, dan memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

Adab dan Anjuran di Bulan RajabDalam bulan Rajab, umat Islam dianjurkan untuk:

  1. Menjaga ketaatan dalam ibadah kepada Allah.Tidak saling mencaci maki atau menghina sesama.Menjauhi perbuatan zalim, termasuk tidak membunuh atau menindas orang lain.Tidak berbuat zalim kepada makhluk hidup lain, termasuk binatang.Larangan dan anjuran ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi pedoman agar bulan Rajab menjadi momen suci yang membawa keberkahan bagi setiap muslim.
  2. Keutamaan Puasa di Bulan RajabSalah satu keistimewaan bulan Rajab adalah terkait puasa sunah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda bahwa siapa pun yang berpuasa walau hanya satu hari di bulan Rajab, Allah akan menyelamatkannya dari siksa neraka.

Bagi umat Islam, bulan Rajab menjadi momentum penting untuk memperbanyak amal saleh. Tidak ada yang bisa memastikan umur kita akan sampai esok hari, sehingga setiap kesempatan beribadah di bulan Rajab harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Jika seseorang mampu berpuasa selama 16 hari di bulan Rajab, maka Allah akan menutup tujuh pintu neraka bagi orang tersebut.

Hal ini menjadi kesempatan “obral pahala” yang seharusnya dimanfaatkan sesuai kemampuan masing-masing muslim.

Qada Puasa dan Sunah RajabBulan Rajab juga sering menjadi waktu untuk menunaikan qada puasa Ramadan. Bagi yang belum sempat mengqada puasanya, diperbolehkan untuk melakukan qada di bulan Rajab atau Sya’ban.

Dengan niat yang tepat, seorang muslim bisa mendapatkan dua pahala sekaligus: pahala qada dan pahala puasa sunah di bulan Rajab atau Sya’ban.

0 Komentar