Amalan di Bulan Rajab Menurut Buya Yahya, Salah Satunya Bisa Untuk Membayar Utang

Bulan Rajab
Ilustrasi Bulan Rajab
0 Komentar

Doa dan istighfar

Memperbanyak doa, memohon ampunan, dan istighfar adalah salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah.

Menyelesaikan Utang

Buya Yahya juga menekankan pentingnya menyelesaikan utang bagi yang memilikinya sebagai bagian dari tanggung jawab dan ibadah.

Waspada Terhadap Riwayat yang Tidak Sahih

Salah satu poin penting yang disampaikan Buya Yahya adalah kewaspadaan terhadap riwayat palsu atau lemah (dhaif) yang sering beredar di masyarakat mengenai amalan di bulan Rajab.

Baca Juga:Gara-gara Emil Audero, Juventus Kepincut, Hingga Bikin Unggahan Medsos Pakai Bahasa SundaIni Dia Sosok yang Akuisisi PSIT Kota Cirebon, Sehari-harinya sebagai Pengusaha

Beliau menyoroti banyaknya cerita terkait puasa atau ibadah tertentu di Rajab yang dikaitkan dengan keutamaan berlebihan, padahal tidak memiliki dasar yang kuat.

Oleh karena itu, umat Islam disarankan selalu merujuk pada sumber yang sahih, baik dari Al-Qur’an maupun hadis yang terpercaya, sebelum melakukan suatu amalan yang dikaitkan dengan bulan Rajab.

Pandangan Para Ulama tentang Puasa Rajab

Buya Yahya juga menjelaskan pandangan para ulama dari empat mazhab mengenai puasa di bulan Rajab:

Secara umum, puasa di bulan Rajab dibolehkan.

Mazhab Hanbali berpendapat bahwa puasa Rajab makruh, sehingga tidak dianjurkan secara khusus.

Meskipun ada pendapat makruh, Buya Yahya menekankan bahwa puasa di bulan Rajab tetap dianjurkan jika dilakukan dengan cara yang benar: tidak dikhususkan secara berlebihan seolah-olah hanya untuk Rajab, dan tidak meyakini keutamaan yang tidak bersumber dari dalil sahih.

Niat dan Tujuan Amalan di Rajab

Menurut Buya Yahya, amalan di bulan Rajab hendaknya didasarkan pada niat yang ikhlas dan bersumber dari dalil yang sahih.

Setiap amalan, baik puasa, sholat, sedekah, doa, maupun istighfar, dilakukan dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengharap ridha-Nya.

Baca Juga:Mahasiswa Politeknik Siber Cerdika Internasional Lakukan PRISMA, sebuah Penelitian di Desa Sukasari KuninganTerjebak Macet Nataru: Mengapa Mobil Berubah Menjadi 'Oven' Termodinamika?

Beliau menegaskan bahwa Rajab adalah momentum untuk memperkuat ibadah dan mempersiapkan diri menyambut bulan Sya’ban hingga puncaknya di bulan Ramadan.

Dengan demikian, ibadah di bulan Rajab menjadi bekal spiritual untuk bulan suci Ramadan, yang penuh rahmat dan pengampunan.

Dari tulisan di atas, bulan Rajab adalah bulan yang dimuliakan Allah, di mana umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan amal saleh. Menurut Buya Yahya:

0 Komentar