“Diperlukan sinergitas semua pihak. Kami optimistis, jika seluruh elemen saling mendukung, ketahanan pangan berkelanjutan nasional dapat terwujud, khususnya di Kabupaten Indramayu,” kata Sutatang.
Sementara itu, Ketua KTNA Kecamatan Bangodua, H Taryono menambahkan bahwa keberhasilan swasembada pangan berkelanjutan membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk komunitas dan pegiat pertanian di Indramayu.
Salah satu langkah yang dilakukan KTNA Kecamatan Bangodua adalah merekrut pemuda desa yang memiliki minat di sektor pertanian, khususnya mereka yang telah mengikuti program Petani Muda Indramayu.
Baca Juga:Yoga Hardiansyah Terpilih sebagai Ketua INASSOC Kabupaten IndramayuDilintasi Sungai Cimanuk, Sukagumiwang Jadi Salah Satu Titik Tanggul Kritis
“Kami merekrut mereka dalam wadah Brigade Pangan sebagai upaya regenerasi petani di Indramayu. Selain itu, para pemuda juga dibekali pelatihan pengoperasian alat dan mesin pertanian seperti traktor roda empat, transplanter, dan combine harvester,” ujarnya. (oni)
