KUNINGAN–Mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali bergerak di awal tahun 2026. Kali ini, Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi fokus utama. Perombakan struktur ini tidak sekadar rotasi jabatan, melainkan dibaca sebagai langkah strategis untuk menutup kebocoran anggaran sekaligus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor parkir dan Penerangan Jalan Umum (PJU).
Serah terima jabatan pejabat struktural Dishub yang digelar Selasa, 13 Januari 2026, menandai dimulainya babak baru. Mutasi eselon III yang ditetapkan Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi menghasilkan komposisi kerja baru yang menggabungkan mutasi, rotasi, dan promosi. Arah kebijakan kali ini dinyatakan lebih tegas: berbasis target kinerja, bukan sekadar pengisian jabatan.
Kepala Dishub Kuningan, H Mochamad Nurdijanto, mengakui bahwa perombakan tersebut sarat kepentingan strategis. Menurutnya, organisasi harus lebih solid, memiliki target terukur, dan tidak terjebak pada pola kerja normatif.
Baca Juga:Yoga Hardiansyah Terpilih sebagai Ketua INASSOC Kabupaten IndramayuDilintasi Sungai Cimanuk, Sukagumiwang Jadi Salah Satu Titik Tanggul Kritis
“Struktur baru ini kami siapkan untuk menjawab target 2026, baik pendapatan maupun efisiensi belanja,” ujar Nurdijanto.
Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa tahun 2026 diposisikan sebagai momentum pembuktian bagi Dishub Kuningan.
Sejumlah pejabat lama resmi meninggalkan Dishub. M Khadafi Mufti, yang sebelumnya menangani bidang prasarana dan parkir, dimutasi menjadi Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kuningan. Pergeseran dari lapangan teknis ke meja koordinasi strategis ini menandai perubahan peran sekaligus tantangan baru.
Sementara itu, Sukirman menutup masa pengabdiannya di Dishub setelah dipercaya menjabat Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP). Perpindahan ini membuka ruang bagi regenerasi internal.
Sorotan utama tertuju pada Dr HM Rangga Gumilar. Mantan Kepala Bidang Lalu Lintas itu resmi dilantik sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan. Jabatan ini dinilai strategis sekaligus sensitif karena berada di pusat kendali administrasi dan kebijakan Dishub.
Posisi yang ditinggalkan Rangga kini diisi oleh Deden Ariyo Sutanto, yang naik dari jabatan kepala seksi menjadi Kepala Bidang Lalu Lintas. Regenerasi ini menunjukkan upaya menjaga kesinambungan kinerja tanpa kehilangan ritme organisasi.
Nurdijanto menegaskan, promosi Rangga tidak lepas dari latar belakang pendidikannya di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi.
