Revolusi Pelayanan RSUD Arjawinangun, Pasien Dipantau hingga Rumah Lewat WhatsApp

carevolution rsud arjawinangun
RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui program Carevolution.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui program Carevolution.

Sebuah transformasi layanan yang menitikberatkan pada empati, keselamatan pasien, serta pemenuhan kebutuhan secara menyeluruh.

Kepala Bidang Perawatan dan Peningkatan Mutu RSUD Arjawinangun, Dendi Hamdi menjelaskan, Carevolution telah diterapkan secara nyata, terutama di bidang keperawatan yang juga membawahi layanan kebidanan.

Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon

“Carevolution adalah perubahan cara melayani. Pasien tidak hanya diobati, tetapi diperlakukan seperti keluarga sendiri. Kami menanamkan empati, dengan membayangkan jika yang dirawat itu adalah ibu atau saudara kita,” ujar Dendi, Rabu (14/1/2025).

Melalui program ini, lanjut Dendi, seluruh tenaga kesehatan didorong untuk memberikan pelayanan yang lebih ramah, responsif, dan peka terhadap kondisi serta kebutuhan pasien, termasuk dalam situasi darurat.

Pendekatan komunikasi yang humanis menjadi kunci agar pasien merasa aman, nyaman, dan dihargai selama menjalani perawatan.

Tidak berhenti saat pasien dinyatakan pulang, RSUD Arjawinangun juga melakukan pendampingan lanjutan.

Khusus pasien kebidanan, rumah sakit membentuk grup WhatsApp yang melibatkan pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan untuk memantau kondisi pascatindakan maupun pascapersalinan.

“Pasien bisa berkonsultasi gratis dari rumah, baik terkait perawatan lanjutan, konsumsi obat, maupun keluhan yang dirasakan. Kami tidak melepas pasien begitu saja setelah pulang,” jelasnya.

Dendi menegaskan, Carevolution merupakan komitmen RSUD Arjawinangun sebagai rumah sakit daerah untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat tanpa membedakan status pasien.

Baca Juga:KDM Siap Jemput 45 Warga Jabar yang Terjebak Banjir AcehKDM – PT KAI Jalin Kerjasama, Bakal Ada Kereta Api Tani Mukti Rute Cirebon – Jakarta

“Target kami sederhana, masyarakat merasa dirawat dengan hati, bukan sekadar dilayani secara medis,” pungkasnya. (awr)

0 Komentar