Lebih jauh, Ujang mengapresiasi peran masyarakat sipil dan pegiat lingkungan yang konsisten menyuarakan persoalan ekologis Kuningan hingga ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Ia menilai, menguatnya perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menjadi sinyal bahwa persoalan lingkungan Kuningan tidak bisa lagi dipandang sebagai isu lokal semata.
“Ketika perhatian sudah sampai ke level provinsi, ini harus menjadi alarm bagi semua pihak. Pengusaha dan pengambil kebijakan harus berpikir ulang, jangan memandang alam hanya sebagai objek ekonomi,” tandasnya.
Dirinya berharap, meningkatnya sorotan publik dan pengawasan lintas level pemerintahan dapat melahirkan kebijakan yang lebih adil dan berkelanjutan, serta menanamkan kesadaran kolektif bahwa merusak lingkungan bukan hanya berdampak hukum dan sosial, tetapi juga memiliki konsekuensi moral.
Baca Juga:Yoga Hardiansyah Terpilih sebagai Ketua INASSOC Kabupaten IndramayuDilintasi Sungai Cimanuk, Sukagumiwang Jadi Salah Satu Titik Tanggul Kritis
“Kalau keyakinan bahwa merusak alam itu dosa benar-benar melekat, saya yakin kebijakan yang lahir akan lebih berpihak pada kelestarian dan masa depan generasi berikutnya,” pungkasnya. (ags)
