KUNINGAN–Seekor ular sanca kembang berukuran besar menggegerkan warga di Desa Darma, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.
Reptil sepanjang kurang lebih empat meter itu ditemukan berada di dalam kandang ayam milik warga setempat. Diketahui ular sanca itu sempat memangsa satu ekor ayam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.
Peristiwa tersebut terjadi saat pemilik kandang ayam, Fahmi (25), tengah beristirahat di rumahnya. Ia mengaku curiga setelah mendengar suara ayam yang ribut dan tidak biasa dari arah kandang.
Baca Juga:Merespons Sikap Yaya Anggota DPRD dari Fraksi PKS, Pengamat: DPRD Bukan Juru Bicara BupatiRangga Gumilar Promosi Jabatan, Inilah Formasi Baru Dishub Kuningan
“Saat dicek ke kandang, ternyata sudah ada ular besar jenis sanca yang sedang memangsa ayam,” kata Fahmi.
Menyadari potensi bahaya, Fahmi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun setempat, Usep. Laporan kemudian diteruskan ke UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala UPT Damkar Kuningan Andri Arga Kusumah membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan, tim langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima informasi dari warga.
“Petugas piket langsung bergerak ke lokasi dan melakukan evakuasi ular sanca kembang dengan panjang sekitar empat meter. Proses penanganan berlangsung cukup menantang karena kondisi kandang ayam yang sempit, sementara ukuran ular cukup besar,”kata Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, kemarin (14/1).
Menurutnya, evakuasi dilakukan oleh empat personel damkar dengan mengutamakan keselamatan warga sekitar. Ular akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Ia menduga, kemunculan ular tersebut berkaitan dengan kondisi lingkungan sekitar.
“Lokasi kandang tidak jauh dari aliran sungai. Kemungkinan besar ular keluar dari habitatnya untuk mencari mangsa,”jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, pemilik kandang mengalami kerugian satu ekor ayam jenis Bangkok. Meski demikian, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga:Pemkab Indramayu Rencanakan Pengelolaan Tempat Wisata Diserahkan ke Pihak SwastaKTNA Siap Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Indramayu
Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama warga yang tinggal di dekat sungai, persawahan, atau area dengan vegetasi lebat.
“Jika menemukan hewan liar berbahaya seperti ular, kami minta warga tidak bertindak sendiri. Segera laporkan kepada UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan agar dapat ditangani secara aman dan profesional,” tegasnya. (ags)
