What Will You Choose for the Future, Sobat Zetizen? Ini yang Harus Dilakukan usai Lulus SMA

sobat zetizen kuliah
Ilustrasi berani mengambil keputusan untuk masa depan setelah lulus SMA.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Sering kali, kita terjebak dalam rutinitas, hingga lupa bahwa setiap detik yang dijalani, sesungguhnya adalah sebuah pilihan.

Kita kerap bertanya-tanya tentang apa yang akan terjadi di masa depan. Namun jarang benar-benar berhenti sejenak untuk bertanya pada diri sendiri: “What will you choose for the future?”

Apakah kamu akan memilih mengikuti arus yang sudah terbentuk, atau justru berani “menggambar” peta jalanmu sendiri? (pandu/fael)

Baca Juga:Prediksi Manchester United vs Manchester City 17 Januari 2026, Debut Michael Carrick di Setan MerahAmalan di Bulan Rajab Menurut Buya Yahya, Salah Satunya Bisa Untuk Membayar Utang

Tanggapan pertama datang dari Zihan Ramadhani Setiadi, siswi SMAN 84 Jakarta. Ia mengungkapkan rencananya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi setelah lulus sekolah.

“Setelah lulus, saya berencana melanjutkan ke dunia perkuliahan. Saya ingin mengambil jurusan PG PAUD di Universitas Negeri Jakarta. Jika belum diterima, rencana kedua saya adalah mengambil jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Padjadjaran,” tuturnya.

Tanggapan berikutnya disampaikan Ingeu Nurainun, siswi SMK Islamic Centre Cirebon. Ia menyatakan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan di Institut Prima Bangsa dengan memilih jurusan Bahasa Inggris.

Sesuai minatnya pada bidang bahasa dan sastra.

“Setelah mempertimbangkan berbagai opsi, saya memantapkan niat untuk menempuh pendidikan di Institut Prima Bangsa. Saya memilih jurusan Bahasa Inggris karena minat saya yang besar pada bidang bahasa dan sastra. Menurut saya, kampus tersebut memiliki kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan saya untuk mengembangkan kemampuan linguistik secara mendalam,” ujarnya.

Sementara itu, Lutfiah Milenia, mahasiswi Universitas Islam Indonesia, memandang, belajar sebagai proses berkelanjutan. Ia juga memiliki ketertarikan untuk berkontribusi di bidang psikologi kesehatan, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental.

“Bagi saya, proses belajar tidak berhenti di bangku kuliah, tetapi terus berkembang seiring pengalaman dan interaksi dengan banyak individu. Saya memiliki minat untuk berpraktik di bidang psikologi kesehatan, dengan harapan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesejahteraan manusia secara menyeluruh,” ungkapnya. (*)

0 Komentar