RADARCIREBON.ID – Tak dipungkiri, emas sekarang sudah menjadi barang untuk investasi yang menjanjikan. Apalagi situasi ekonomi seperti sekarang, emas juga menjadi pelindung harta yang paling aman.
Namun demikian, agar investasi emas itu tepat sasaran, sebaiknya mengenali lebih dalam tentang jenis-jenis logam mulia yang satu ini. Hal ini seperti informasi yang disampaikan Heni Nurhaenengsih dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Prioritas Area Cirebon.
Harga emas, jelas Heni memang sedang menunjukkan tren positif. Terutama dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal itu wajar jika logam mulia yang satu ini memang sedang berkilau di mata investor. Apalagi sifatnya tahan terhadap inflasi (save haven).
Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon
Hal tersebut, tandasnya, yang menjadikan emas sebagai pilihan utama. Terutama untuk mendiversifikasi portofolio investasi, baik bagi pemula maupun profesional.
Namun demikian, Heni menyarankan, sebelum memutuskan untuk mengalokasikan dana untuk investasi emas, ada hal yang harus diketahui terlebih dahulu. Apa itu? “Penting bagi Anda untuk memahami bahwa tidak semua emas diciptakan sama,” ujarnya.
Karenanya, menurut Heni mengenali jenis-jenis emas adalah langkah krusial. Tujuannya agar strategi investasi bisa tepat sasaran dan memberikan imbal hasil yang optimal.
Diuraikannya, hal pertama yang sering menjadi acuan dalam membeli emas adalah kadar kemurniannya. Biasanya dikenal dengan istilah karatase. Karatase inilah yang menentukan seberapa banyak kandungan emas murni dalam sebuah benda.
1. Emas 24 KaratMerupakan emas murni dengan kadar 99,9 persen. Biasanya ditemukan dalam bentuk emas batangan atau logam mulia. Karena sifatnya yang lunak, emas 24 karat jarang digunakan untuk perhiasan yang rumit.
2. Emas 22 – 16 KaratJenis ini sudah dicampur dengan logam lain seperti tembaga atau perak agar lebih keras dan mudah dibentuk. Emas 16 karat (70 persen emas) adalah standar umum untuk perhiasan berkualitas tinggi di Indonesia.
3. Emas MudaDi bawah 16 karat, emas ini biasanya lebih terjangkau namun memiliki kandungan logam campuran yang lebih dominan.
Baca Juga:KDM Siap Jemput 45 Warga Jabar yang Terjebak Banjir AcehKDM – PT KAI Jalin Kerjasama, Bakal Ada Kereta Api Tani Mukti Rute Cirebon – Jakarta
Selain karatase, yang perlu diketahui adalah emas tak hanya berwarna kuning. Ada banyak ragam warna emas. Berkat kemajuan teknologi metalurgi, warna emas kini tidak lagi monoton. Perbedaan warna ini dihasilkan dari campuran logam lain:
