Penumpang di Cirebon Beralih ke Bus, Pembatalan Tiket Kereta Api Tembus Rp431 Juta

Pembatalan Tiket Kereta Api Tembus Rp431 Juta
BANYAK BERALIH KE BUS: Suasana Stasiun Cirebon, Senin (19/1/2026). Karena masih terdampak banjir, kemarin PT KAI Daop 3 Cirebon melakukan pembatalan perjalanan terhadap 25 kereta api. Foto: Seno Dwi Priyanto/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Dampak banjir yang merendam jalur kereta api lintas utara Jawa masih terasa di Cirebon. Gangguan prasarana akibat luapan air di petak jalan Pekalongan–Sragi serta sejumlah titik di wilayah Jakarta membuat ribuan penumpang kereta api terdampak. Sebagian memilih membatalkan perjalanan, sebagian lain terpaksa berpindah moda menggunakan bus.

PT KAI Daop 3 Cirebon mencatat, selama dua hari gangguan pada 17–18 Januari 2026, terjadi pembatalan tiket sebanyak 2.145 penumpang dengan total nilai pengembalian mencapai Rp431.629.000. Rinciannya, pada Sabtu (17/1) sebanyak 495 penumpang dengan nominal Rp94.221.000, sedangkan Minggu (18/1) melonjak menjadi 1.650 penumpang dengan nilai Rp337.417.000.

Selain pembatalan, KAI juga mengambil langkah overstappen atau pindah moda. Penumpang kereta api yang hendak melanjutkan perjalanan ke kota tujuan dialihkan menggunakan bus yang disediakan KAI Daop 3 Cirebon. Langkah ini dilakukan menyusul dialihkannya sejumlah perjalanan KA lintas utara Jawa ke jalur selatan.

Baca Juga:Memotret Kegiatan UGJ Run 2026, Tercipta Kebersamaan dengan MasyarakatLaju Kereta Api Tersendat Gara-gara Banjir, Daop 3 Cirebon Cukup Terdampak

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menegaskan keputusan tersebut diambil demi keselamatan pelanggan. Menurutnya, kondisi luapan air di beberapa titik jalur belum memungkinkan untuk dilalui secara aman.

Penyediaan bus dilakukan pada Minggu malam, (18/1/2026), mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai, dengan titik keberangkatan dari Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan. Sebanyak 203 penumpang dari KA Pandalungan, Brawijaya, Sembrani, Jayabaya, Harina, dan Gumarang dialihkan perjalanannya menuju Brebes, Tegal, dan Pekalongan.

Secara keseluruhan, KAI Daop 3 Cirebon menyiapkan sebanyak 8 unit bus ke arah Brebes, Tegal, dan Pekalongan dengan kapasitas 464 penumpang. Selain itu, 3 unit bus juga disiagakan menuju arah Jakarta untuk melayani 148 penumpang yang terdampak gangguan perjalanan.

Gangguan prasarana ini juga berdampak lanjutan pada operasional kereta api. Pada Senin kemarin (19/1/2026), KAI Daop 3 Cirebon kembali melakukan pembatalan perjalanan terhadap 25 kereta api. Pembatalan dilakukan sebagai langkah antisipasi sambil menunggu lintasan benar-benar dinyatakan aman.

KAI memastikan penanganan terus dilakukan secara intensif. Petugas prasarana dan sarana dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan jalur, normalisasi lintasan, serta penguatan badan jalan rel.

Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan instansi teknis lainnya dalam penanganan dampak banjir di sekitar jalur kereta api. “KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tutur Muhibbuddin kepada media, Senin (19/1/2026).

0 Komentar