Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan. Pengembalian dapat dilakukan paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembatalan, melalui loket stasiun maupun kontek resmi PT KAI, termasuk bagi pelanggan yang tidak melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute dan keterlambatan.
Sementara itu, menyikapi kondisi banjir, Direktorat Jendral Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub menurunkan sarana kereta api penolong berupa lokomotif CC300 untuk menangani genangan air di lintasan rel.
Lokomotif CC300 yang digunakan dalam penangnan ini merupakan sarana milik DJKA yang berasal dari Balai Perawatan Perkeretaapian dan diproduksi oleh PT Industri Kereta Api (INKA). Sarana tersebut dikenal memiliki keandalan untuk digunakan dalam kondisi darurat, termasuk untuk menembus genangan air di lintasan rel.
Baca Juga:Memotret Kegiatan UGJ Run 2026, Tercipta Kebersamaan dengan MasyarakatLaju Kereta Api Tersendat Gara-gara Banjir, Daop 3 Cirebon Cukup Terdampak
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono mengatakan penanganan gangguan operasional akibat banjir dilakukan secara serius guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api.
Kata Allan, banjir yang terjadi di sejumlah titik di Jawa Tengah berdampak langsung pada jalur perkeretaapian dan memerlukan langkah penanganan yang terukur. “Bedasarkan pantauan tim di lapangan, genangan air masih ditemukan di beberapa titik lintasan rel, terutapa kilometer 88 hingga kilometer 89 di petak Stasiun Pekalongan-Stasiun Sragi,” kata Allan di Jakarta, Senin, 19 Januari 2026.
Ia menyebut kondisi air di lokasi tersebut terpantau mulai berangsur surut dan DJKA tetap berupaya menerapkan langkah pengamanan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Sebagai bagian dari upaya pengamanan tersebut, DJKA memberlakukan pembatasan kecepatan perjalanan kereta api maksimal 30 kilometer per jam.
Pembatasan ini diterapkan di sisi hulu maupun hilir lintasan terdampak banjir, dengan tujuan menjamin keselamatan perjalanan selama proses penanganan berlangsung. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah preventif di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil.
RUGI MILIARAN RUPIAH
Dari Jakarta, EVP of Sales PT KAI, Ririn Widi Astutik mengatakan bahwa akibat peristiwa banjir yang mengganggu perjalanan kereta api, terdapat kerugian cukup besar dari pengembalian tiket (refund) yang dilakukan banyak penumpang. Ririn mengatakan sejauh ini total kerugian mencapai miliaran rupiah imbas pembatalan KA. “Saat ini Rp3,5 miliar untuk pembatalan KA,” ujar Ririn, Senin (19/1/2026), dilansir dari Disway (Radar Cirebon Group).
