RADARCIREBON,ID – Juventus menjamu Benfica di Allianz Stadium dalam lanjutan Liga Champions musim 2025/2026.
Duel tersebut tersaji dini hari nanti (siaran langsung Champions TV/streaming pukul 03.00 WIB). Laga ini membawa misi penting bagi Bianconeri, sebutan Juventus.
Yakni, mengamankan kemenangan ketiga secara beruntun di Liga Champions. Hal itu adalah sebuah pencapaian yang terakhir mereka raih pada musim 2021/2022.
Baca Juga:Apa Pilihanmu setelah Lulus SMA? Berikut Pendapat Sobat ZetizenIni Cara Menghadapi Kesulitan Merancang Masa Depan Versi Sobat Zetizen
Meski demikian, ambisi tersebut hadir di tengah situasi mental yang belum sepenuhnya stabil. Kekalahan mengejutkan dari Cagliari di Serie A akhir pekan lalu, menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Luciano Spalletti.
Tak hanya itu, catatan sejarah juga kurang bersahabat bagi Juventus. Si Nyonya Tua –sebutan lain Juventus- menelan kekalahan dalam tiga pertemuan terakhir kontra Benfica dan hanya meraih dua kemenangan dari total sembilan duel sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.
Secara teori, laga melawan Cagliari seharusnya dapat dilewati Juventus tanpa kendala berarti. Namun, hasil berkata sebaliknya.
Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Juventus dari Cagliari dalam hampir enam tahun terakhir.
Hasil negatif itu juga menandai kekalahan kedua Spalletti sejak menukangi Juventus. Sekaligus membuat peluang meraih Scudetto kian menipis.
Saat ini, Juventus berada di posisi kelima klasemen Serie A dengan selisih 10 poin dari pemuncak klasemen.
Kendati demikian, kompetisi Eropa kerap menghadirkan cerita berbeda. Menjelang laga ini, Juventus mencatatkan tujuh pertandingan tanpa kekalahan di semua ajang, dengan enam di antaranya berakhir kemenangan.
Baca Juga:What Will You Choose for the Future, Sobat Zetizen? Ini yang Harus Dilakukan usai Lulus SMAIni Dia 5 Cara Mengusir Kucing di Plafon Rumah
Di Liga Champions, dua kemenangan beruntun terakhir membawa mereka ke peringkat ke-17 dengan koleksi sembilan poin.
Posisi tersebut cukup untuk mengamankan tiket play-off, meski belum sepenuhnya aman. Dengan Atletico Madrid di posisi kedelapan hanya unggul tiga poin, peluang lolos otomatis ke babak 16 besar masih terbuka, walau cukup berat.
Syaratnya, Juventus harus menyapu bersih dua laga sisa dan berharap hasil tim lain menguntungkan.
Tantangan Juventus semakin berat karena Benfica bukan lawan sembarangan. Wakil Portugal itu memiliki catatan apik saat menghadapi klub Italia. Dalam empat pertemuan terakhir melawan tim Serie A di kompetisi Eropa,
