Bupati Dian: Musala Ar-Rahmat Penanda Spiritualitas di Jantung Pemerintahan Kuningan

Musala Ar-Rahmat
DIRESMIKAN: Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MS meresmikan Musala Ar-Rahmat di Kompleks Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (30/1/2024). Foto: Humas setda kunigan
0 Komentar

KUNINGAN–Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MS meresmikan Musala Ar-Rahmat di Kompleks Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (30/1/2024).

Turut menyaksikan, Wakil Bupati Tuti Andriani, unsur Forkopimda, sekretaris daerah, para kepala perangkat daerah, tokoh agama, hingga ulama setempat. Prosesi sederhana gunting pita menjadi simbol dimulainya fungsi ruang ibadah di pusat pemerintahan daerah.

Bagi Bupati Dian, kehadiran Musala Ar-Rahmat jauh melampaui urusan fisik semata.

Baca Juga:Buana De Vito Resmi Pimpin PELTI Kuningan, Target Prestasi MelesatEra Baru Kepemimpinan Uniku: Rektor Anna Pimpin HKN, Fokus Mutu dan Inovasi

“Ini bukan hanya soal bangunan. Musala ini adalah manifestasi doa, keikhlasan, dan kepedulian. Ia menjadi pengingat bahwa setiap keputusan dan pelayanan publik harus berpijak pada nilai iman dan tanggung jawab moral,” ujar Dian.

Musala Ar-Rahmat lahir bukan dari program formal APBD, melainkan dari keprihatinan seorang dermawan, Haji Eka, yang melihat terbatasnya akses tempat salat di area Pendopo Kuningan.

Dari niat sederhana itulah, ruang ibadah yang kini representatif dan nyaman tersebut berdiri.

Bupati Dian secara terbuka mengapresiasi peran Haji Eka, yang selama ini dikenal konsisten membantu masyarakat Kuningan. Mulai dari program rumah tidak layak huni hingga pemberangkatan umrah bagi warga kurang mampu, tanpa gemar tampil ke publik.

“Kontribusi yang dilakukan dengan diam-diam justru memiliki nilai keikhlasan yang tinggi,” kata Dian.

Penamaan “Ar-Rahmat” bukan keputusan sepihak. Ia lahir dari musyawarah bersama para ulama dan tokoh agama.

Nama tersebut dipilih sebagai pengingat bahwa musala harus menjadi ruang pembinaan batin, tempat menumbuhkan kasih sayang, memperkuat ukhuwah, serta melatih kepekaan sosial.

Baca Juga:Prediksi Inter Milan vs Arsenal, 21 Januari 2026Ratusan Rumah di Desa Bangkaloa Ilir Indramayu Masih Terendam Banjir, Warga Memilih Bertahan

Dalam konteks pemerintahan, pesan itu menjadi relevan. Musala ini diharapkan menjadi tempat ASN menata niat, bahwa bekerja melayani masyarakat bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi bagian dari ibadah.

Menariknya, peresmian Musala Ar-Rahmat berdekatan dengan momen ulang tahun Bupati Dian yang ke-58 pada 20 Januari. Ia memaknai kebetulan tersebut sebagai ruang kontemplasi pribadi.

“Usia bertambah, tanggung jawab juga bertambah. Kepemimpinan harus semakin dewasa dan berorientasi pada kebermanfaatan,” ujarnya.

Pesan itu diarahkan khusus kepada aparatur sipil negara di lingkungan Pendopo, agar setiap kebijakan yang diambil selalu berpijak pada etika, kejujuran, dan nilai spiritual.

0 Komentar