Kondisi sosial yang berat ini sudah lama disampaikan warga kepada pemerintah. Berkali-kali pengurus RT dan RW mendatangi Dinas Sosial Kota Cirebon. Harapannya satu: ada penanganan, ada tempat penampungan, ada perawatan yang layak. Jawabannya selalu sama. Daftar tunggu.
“Kami dibilang masih nunggu giliran untuk dibawa ke penampungan di Sukabumi. Tapi sudah bertahun-tahun. Ditanya lagi, jawabannya daftar tunggu lagi,” kata Bambang.
Nada suaranya terdengar lelah. Keluarga yang tersisa tak punya kemampuan untuk mengupayakan lebih. Heri hidup dari uluran tetangga. Sementara Suhendri tetap berada di ruangan sempit beralas tanah, dengan dinding bata dan seng yang semakin lapuk hari demi hari. “Walaupun ODGJ, mereka tetap manusia. Tetap butuh makan. Tetap butuh hidup layak,” imbuh Bambang.
Baca Juga:Cuaca Masih Labil, BMKG Imbau Masyarakat WaspadaPembangunan Perumahan di Kaki Bukit Plangon Tutup Sementara
Di Kriyan Barat, waktu terus berjalan. Sementara Suhendri dan keluarganya masih menunggu. Menunggu perhatian. Menunggu kepastian. Menunggu negara benar-benar datang, bukan sekadar janji daftar tunggu. (*)
