GLIMT – Klub asal Norwegia, Bodo/Glimt secara mengejutkan berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor telak 3-1 dalam lanjutan fase grup Liga Champions 2025/2026. Padahal, secara kualitas, City tentu lebih diunggulkan.
Dalam keterangan pers, pelatih City Josep ‘Pep’ Guardiola berkilah bahwa salah satu penyebab kekalahan tersebut adalah timnya tidak diperkuat sejumlah pemain inti. Sehingga berpengaruh pada performa di lapangan.
”Kami tidak diperkuat Jeremy (Doku), Savinho atau pemain sayap yang mumpuni dan pemain-pemain penting lainnya yang tidak dapat bermain. Mereka seharusnya bisa memberikan konsistensi lebih bagi kami. Tetapi saya menilai para pemain telah tampil maksimal,” ujar Guardiola seperti dikutip dari Sky Sports.
Baca Juga:Musim Hujan, Warga Diimbau Waspadai Ancaman Ular Masuk RumahCabor Bowling NPCI Indramayu Bidik Tiga Emas di Peparda Jabar 2026
Ia juga menilai, Bodo/Glimt tampil luar biasa. Punya permainan yang terorganisir, dan kuat dalam melakukan duel dengan para pemain City.
”Mereka terorganisir dengan baik, memaksa tim saya untuk keluar dan kami tidak memiliki pemain untuk berduel satu lawan satu. Secara umum, Bodo bermain sangat bagus dan kami mengucapkan selamat kepada mereka,” imbuhnya.
Selain itu, dikartu merahnya Rodri turut menjadi penyebab kekalahan City tersebut, karena membuat mereka timpang di lapangan tengah dan kalah dalam jumlah pemain. Namun, Pep menolak untuk mengkritik Rodri.
”Kartu merah itu situasi yang sulit. Kami kehilangan bola. Kami melakukan transisi tetapi mereka cepat dan terkadang Anda bereaksi dengan melanggar mereka,” jelasnya.
Mantan pelatih Barcelona itu mewanti-wanti agar skuadnya kembali bangkit karena masih banyak pertandingan yang harus dilalui di sisa musim.
”Kita harus bangkit kembali. Hasil sejak 2025 tidak bagus, baik di Liga Primer maupun Liga Champions. Tapi kita harus menatap ke depan. Kita punya beberapa hari untuk pertandingan melawan Wolves dan setelah itu Galatasaray,” tuturnya lagi.
Manchaster City memang sedang dalam kondisi negatif. Pada tujuh laga terakhir di Liga Inggris, mereka kalah sekali dan seri empat kali, serta dua kali meraih kemenangan pada laga Piala FA dan Carabao Cup.
