RADARCIREBON.ID – PT Siraj Badawi Cukup Rupiah (SBCR) atau Surabraja melepas satu kontainer kecap dan saus halal ke Jeddah, Arab Saudi, Rabu (21/1/2026), sebagai penguatan ekspor sekaligus langkah awal ekspansi pasar global.
Pelepasan ekspor dilakukan langsung dari pabrik Surabraja di Gang Surabraja, Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Di depan kontainer berukuran 20 feet, pita hijau direntangkan dan digunting sebagai tanda dimulainya pengiriman produk halal asal Cirebon ke Timur Tengah. Owner PT SBCR Surabraja, Hj Rupiah, turut hadir dalam prosesi tersebut.
Kontainer tersebut memuat produk kecap manis, saus cabai, dan extra hot sauce dalam kemasan jerigen serta kemasan 135. Pengiriman ini menjadi ekspor kedua Surabraja pada tahun 2026, setelah ekspor perdana dilakukan pada Maret 2025.
Baca Juga:Baru 96 Desa Digital, Pemkab Cirebon Kejar Target 414 Desa Bestatus Smart Village di 2029Film Penerbangan Terakhir Ungkap Skandal Dunia Penerbangan
Direktur Marketing dan Sales PT SBCR, Vivaldina Rahmatullah, mengatakan ekspor ini menunjukkan kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas produk Surabraja. Menurutnya, produk Surabraja tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing dan diterima di pasar Timur Tengah.
Pada ekspor kali ini, Surabraja juga menambah item produk. Jika sebelumnya hanya mengekspor kecap manis, kini ditambah saus cabai pedas dan ekstra pedas. Penambahan varian ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan dan memperluas pangsa pasar luar negeri.
Sekretaris Komite PT SBCR, H Sefi Khirijil Yaman, menuturkan perjalanan ekspor Surabraja tidak dilalui secara instan. Ia mengenang pengiriman kontainer pertama yang penuh keterbatasan dan kehati-hatian. Dari proses panjang itu, perusahaan belajar merawat rasa syukur sebagai dasar ketekunan dan inovasi hingga akhirnya mampu diapresiasi pasar global.
Direktur Keuangan dan Umum PT SBCR, Dr Ir Adam Safitri, menjelaskan pelepasan ekspor langsung dari pabrik menjadi kebanggaan tersendiri. Tahun sebelumnya, pelepasan masih dilakukan dari depo Bekasi. Kini, produk Surabraja berangkat langsung dari Cirebon menuju pasar internasional.
Ia berharap produk Surabraja dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Arab Saudi maupun diaspora Indonesia di Jeddah. Ekspor ini, kata dia, tidak hanya membawa nama perusahaan, tetapi juga mengangkat Cirebon dan Indonesia di pasar dunia.
