Adam menambahkan, Surabraja berdiri sejak 1960 dan dikenal konsisten menjaga cita rasa. Riset dilakukan untuk memastikan produk tetap tahan selama pengiriman tanpa mengubah rasa khas yang telah dijaga puluhan tahun.
Untuk periode 2026–2030, Surabraja menyiapkan ekspansi ke sejumlah negara Asia seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Hong Kong. Pasar Eropa juga dibidik, termasuk Belanda, seiring kerja sama sponsorship dengan klub sepak bola setempat.
Target jangka panjangnya, produk Surabraja diharapkan menembus pasar Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika, sekaligus memperluas distribusi di seluruh wilayah Nusantara. Dari Cirebon, Surabraja menegaskan langkahnya menuju pasar global. (ade/adv)
