Sensasi Negeri di Atas Awan yang Menawan Hati Bupati

Lawang Angin
ALAM INDAH: Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar mengaku kagum dengan anugerah alam yang dimiliki Lawang Angin di Desa Subang Kabupaten Kuningan. Foto: Dok pribadi bupati dian
0 Komentar

Destinasi wisata alam Lawang Angin yang berada selatan Kuningan tepatnya di Desa Subang, terus menunjukkan pesonanya.

Agus Panther, Kuningan

Berada di kawasan perbukitan dengan hamparan panorama alam terbuka, Lawang Angin menawarkan sensasi unik seolah berada di negeri di atas awan, terutama pada pagi dan sore hari.

Keindahan alam tersebut menarik perhatian Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar yang melakukan kunjungan langsung ke lokasi wisata. Dalam peninjauannya, Bupati Dian mengaku kagum dengan anugerah alam yang dimiliki Lawang Angin dan mengajak masyarakat luas untuk datang menikmati keindahannya.

Baca Juga:Bupati dan Kapolres Kuningan Bongkar Fakta Debit Air Telaga Nilem dan Cipujangga, Data Rapat Tak Sesuai LapangKetua PUI  Rizki  Video Call dengan Bupati Lucky Saat di Masjid  Al Aqsha Palestina 

“Ini potensi wisata alam yang luar biasa. Pemandangannya indah dan memberikan pengalaman yang berbeda bagi wisatawan,” ujar Bupati Dian, kemarin (19/1).

Meski demikian, Bupati Dian menekankan pentingnya pengembangan wisata yang tetap mengedepankan prinsip keseimbangan antara kelestarian alam dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Konsep wisata berbasis konservasi harus menjadi pijakan utama agar keindahan alam Lawang Angin tetap terjaga.

“Wisata harus sejalan dengan konsep konservasi. Kita nikmati keindahannya, tapi jangan sampai menghilangkan keaslian alamnya,” tegasnya.

Bupati Dian juga merespons aspirasi warga, terkait akses jalan menuju lokasi wisata. Ia menilai peningkatan kualitas infrastruktur menjadi faktor penting agar Lawang Angin semakin mudah dijangkau dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.

Selain itu, pada area dengan kemiringan lahan yang cukup ekstrem, bupati mengajak seluruh pihak untuk melakukan penanaman pohon pelindung. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya pencegahan longsor sekaligus memperindah kawasan wisata.

“Jika pengelolaan wisata dikembangkan secara optimal, tentu akan berdampak pada peningkatan PADes, BUMDes, hingga minat investor. Perputaran ekonomi pun dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Sementara Koordinator Pengelola Wisata Lawang Angin, Teguh menjelaskan bahwa meskipun belum genap satu tahun dibuka, minat wisatawan terhadap Lawang Angin terus meningkat, termasuk dari luar Kuningan.

Baca Juga:Prediksi Juventus vs Benfica, Liga Champions 22 Januari 2026Jelang Pelantikan, Pengurus PUI Audiensi dengan Bupati Indramayu

“Kalau pagi atau sore hari, pemandangannya seperti berada di atas awan. Itu yang jadi daya tarik utama. Sekarang juga sudah banyak pengunjung yang datang untuk camping,” ungkapnya.

0 Komentar